19 February 2021, 15:58 WIB

Kasus Stadion Mandala Krida, KPK Geledah Dua Perusahaan


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida di Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) APBD 2016-2017. Penggeledahan kini menyasar dua perusahaan.

"Dari dua lokasi tim penyidik menemukan berbagai barang bukti di antaranya dokumen yang terkait dengan perkara. Barang bukti tersebut selanjutnya akan dianalisa dan diverifikasi untuk mendapatkan izin penyitaan," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (19/2).

Satu perusahaan yang digeledah yakni PT Arsigraphi di Sleman yang bergerak di bidang konsultan konstruksi. Satu perusahaan lain yakni PT DMI Cabang Yogyakarta yang juga berlokasi di Sleman. Penggeledahan kedua perusahaan digelar pada Kamis (18/2) kemarin.

Sehari sebelumnya, penyidik juga menggeledah dua kantor Pemprov DIY yakni Dinas Pendidikan dan Olahraga serta Badan Pemuda dan Olahraga. Dari penggeledahan di dua tempat itu ditemukan berbagai barang bukti, di antaranya dokumen-dokumen terkait perkara.

Baca juga : DPR Akan Panggil Mendagri Terkait Maraknya Penjualan Pulau

KPK kini tengah menyidik dugaan korupsi pada proyek pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Diduga, kasus itu berkaitan dengan proyek renovasi yang dilakukan. Penyidik pun masih melakukan pegumpulan bukti. Beberapa waktu lalu, penyidik komisi juga sudah memeriksa saksi-saksi dari lingkungan Pemprov DIY dan swasta.

Meski begitu, KPK belum menyampaikan detail penyidikan maupun tersangka atau pihak-pihak yang diduga terlibat. Pengumuman tersangka akan dilakukan berbarengan dengan penahanan.

"Kami belum bisa berikan informasi lebih spesifik karena masih melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. Pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini," ucap Ali.

Perencanaan renovasi stadion Mandala Krida dimulai pada 2012. Pembangunan konstruksi dimulai sejak 2013 dan dirampungkan secara bertahap hingga 2018. Stadion itu kemudian diresmikan pada 2019 lalu. Dana yang dihabiskan untuk menyelesaikan renovasi tercatat mencapai Rp174,4 miliar. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT