27 January 2021, 16:18 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Politikus PDIP Ihsan Yunus


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap anggota DPR dari Fraksi PDIP Ihsan Yunus sebagai saksi dalam kasus bansos covid-19 yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari Batubara. Namun, pemeriksaan Ihsan dijadwalkan ulang lantaran surat pemanggilan yang belum diterima.

"Rencana pemeriksaan akan dijadwalkan kembali karena surat panggilan belum diterima oleh saksi," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (27/1). Ihsan sedianya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen di Kementerian Sosial Adi Wahyono.

Politikus PDIP itu dibutuhkan keterangannya sebagai mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian Sosial. Saat ini Ihsan berstatus anggota Komisi II setelah digeser Fraksi PDIP beberapa waktu lalu. Adapun nama Ihsan belakangan disorot lantaran diduga terkait dengan perusahaan penyedia bansos itu.

Dalam kasus itu, eks Mensos Juliari diduga menerima Rp17 miliar dari dua tahap pengadaan bansos Jabodetabek. KPK menduga Juliari mendapat potongan Rp10 ribu dari setiap paket sembako dari vendor Kemensos melalui penunjukkan langsung.

Duit Rp8,2 miliar diduga diterima terkait penyaluran bansos periode pertama dan Rp8,8 miliar pada penyaluran tahap dua. Selain Juliari, empat tersangka lain yakni dua pejabat pembuat komitmen Kemensos yakni Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso serta dari pihak swasta Ardian I M dan Harry Sidabuke. (OL-14)

BERITA TERKAIT