21 January 2021, 17:30 WIB

Sah, Komjen Listyo Sigit Prabowo jadi Kapolri


Sri Utami | Politik dan Hukum

SIDANG paripurna DPR RI sepakat menetapkan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri,  setelah Ketua DPR Puan Maharani mengetukkan palu tanda setuju hasil laporan Komisi III terkait  uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri.

"Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon Kapolri semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan amanah," kata Puan di depan 300 lebih anggota DPR yang hadir dalam paripurna, Kamis (21/1).

Sementara itu saat membacakan laporan Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan sebelum uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri, telah lebih dulu menggelar rapat bersama PPATK untuk mengetahui aliran dana mencurigakan milik Komjen Listyo Sigit Prabowo. 

"Komisi III DPR sudah melakukan rapat terlebih dulu dan hasilnya tidak ditemukan transaksi mencurigakan dari rekening calon Kapolri," ujarnya. 

Proses uji kelayakan terhadap calon Kapolri yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo merupakan komitmen Komisi III DPR dalam melakukan penilaian dan kesungguhan terhadap calon Kapolri. Kecakapan, integeritas dan kompetensi merupakan prasyarat mutlak calon untuk menjadi Kapolri. 

Baca juga : Ketua Komisi IV DPR Merasa Dilecehkan KKP Terkait Ekspor Lobster

"Untuk itu Komisi III menyetujui untuk mengangkat Kapolri yang disulkaN presiden dengan harapan Kapolri yang baru dapat dengan sungguh-sungguh meningkatkan citra dan wibawa polri sebagai alat negara yang berperan memelihara keamanan dan ketertiban, menegakan hukum, memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri," tegasnya. 

Anggota Komisi III DPR Achmad Dimyati Natakusumah sesusai sidang menuturkan Komjen Listyo Sigit Prabowo memiliki visi polri masa depan. Hal tersebut tergambar dari makalah program serta visi dan misinya yang telah disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan sebelumnya. 

"Makalahnya itu future of law. Apa yang disampaikannya merupakan polisi modern yang mengarah pada era digitalisasi 4.0. Tranformasi pengawasan, organisasi dan lainnya, ada empat tranformasi," tuturnya. 

Dalam memimpin Banten menurut Dimyati Sigit mampu merangkul semua pihak dan dekat dengan tokoh masyarakat dan agama. Meski memiliki kinerja yang baik namun program kerja yang dijanjikan Listyo, ke depan akan dimintakan laporannya oleh Komisi III DPR. 

"Kami akan tagih visi misi program presisi. Semoga Kapolri yang baru bisa mengimplementasikan. Dan harapannya banyak program yang harus dibenahi kapolri seperti SIM kalau bisa dibebaskan dan berlaku seumur hidup. Lalu mempermudah penanganan dan soal tilang tidak transaksional," tukasnya. (OL-2).

 

BERITA TERKAIT