18 January 2021, 19:41 WIB

Rapat dengan Kompolnas, DPR Gali Informasi Soal Listyo Sigit


Putra Ananda | Politik dan Hukum

KOMISI III melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi Kepolisian Nasional sebagai bentuk tindak lanjut penunjukkan Komjen Listyp Sigit Prabowo selaku calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. 

RDPU berlangsung tertutup di ruang rapat Komisi III DPR. Ditemui seusai RDPU, anggota Komisi III Wayan Sudirta menjelaskan, Komisi III lebih banyak menggali informasi tentang Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dari Kompolnas. Terutama terkait dengan prestasi, ideologi, hingga latar belakang Listyo. 

"Dalam RDPU tadi, banyak hal positif yang digali dari Kompolnas. Pendalaman permasalahan yang berkaitan dengan ideologi, terutama tentang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," Sudirta usai RDPU, Senin (18/1). 

Sudirta mengatakan, Komisi III menyoroti sejauh mana komitmen Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap Bhineka Tunggal Ika. Selain itu Komisi III juga mencari informasi tentang kemampuan Listyo dalam membangun kerjasama antar lembaga baik secara ekternal dan internal. 

"Jadi, berdasarkan penjelasan dari Kompolnas mengenai ideologi dan kerjasama calon Kapolri sudah sangat meyakinkan," ucap pria dari fraksi PDIP ini. 

Baca juga : Kompolnas:Kejahatan Siber Harus Jadi Perhatian Komjen Listyo Sigit

Selain ideologi dan kerjasama yang meyakinkan, lanjut Sudirta, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memenuhi syarat lainnya yaitu dari sisi kompetensi, profesionalitas, prestasi, loyalitas dan track record yang bagus. Untuk itu, Sudirta menilai, sangat tepat bila Presiden Joko Widodo mengajukan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

"Apalagi selama memimpin Bareskrim dia banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Pembenahan internal juga terus digalakan di tubuh reserse," ungkapnya. 

Ditemui terpisah, mantan Kapolri yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai Sigit merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Idham. Pengalaman Sigit sebagai Kapolda dan Kadiv Propam merupakan jabatan yang penting di kepolisian. 

"Kemudian, jadi Kabareskrim apalagi strategis, dan beliau punya pengalaman dengan saya yang tidak punya pengalaman menjadi ajudan preisden otomatis beliau paham tentang political landscape peta politik yang lebih baik daripada saya dan beliau juga memiliki kepribadian yang baik," ungkapnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT