14 January 2021, 15:40 WIB

Komnas HAM: Tak Ada Pelanggaran HAM Berat di Kematian 6 Laskar FPI


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KETUA Komisi Nasional (Komnas) HAM Ahmad Taufan Damanik menegaskan pihaknya tak menemukan indikasi pelanggaran HAM berat dalam peristiwa tewasnya enam laskar FPI di Tol Cikampek beberapa waktu lalu. Komnas HAM menyatakan meski terdapat pelanggaran HAM namun hal itu bukan mengarah pada pelanggaran berat.

"Kami juga ingin menyampaikan sebagaimana sinyalemen di luar banyak beredar bahwa ini dikatakan atau diasumsikan sebagai pelanggaran HAM yang berat, kami tidak menemukan indikasi ke arah itu," kata Ahmad Taufan dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (14/1).

Ia menjelaskan suatu peristiwa kekerasan untuk disebut sebagai pelanggaran HAM berat perlu memenuhi sejumlah indikator dan kriteria. Antara lain, ada satu desain operasi atay perintah yang terstruktur dan terkomando. Dalam peristiwa tewasnya laskar FPI, imbuhnya, Komnas HAM berkesimpulan tak ada indikasi yang mengarah adanya tindak kekerasan yang sistematis.

"Karena itu memang kami berkesimpulan ini merupakan suatu pelanggaran HAM karena ada nyawa yang dihilangkan dan untuk selanjutnya kami rekomendasikan agar dibawa ke peradilan pidana untuk membuktikan apa yang kita indikasikan sebagai unlawful killing," ucapnya.

Hasil investigasi Komnas HAM itu sudah diserahkan ke Presiden Joko Widodo dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/1) pagi. Menko Polhukam Mahfud MD mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan seluruh komisioner Komnas HAM itu. (OL-13)

Baca Juga: FPI Tuding Polisi Rekayasa Kronologi Kematian 6 Pengawal Rizieq

BERITA TERKAIT