13 January 2021, 17:36 WIB

Jepang Perluas Wilayah Status Darurat Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Politik dan Hukum

JEPANG kembali memperluas status darurat virus korona ke tujuh wilayah termasuk kota-kota besar Osaka dan Kyoto karena jumlah infeksi melonjak secara nasional.

Tindakan darurat selama sebulan, telah diterapkan di wilayah Tokyo minggu lalu.

"Kami ingin tren infeksi mengalami penurunan pada 7 Februari," kata Yasutoshi Nishimura, menteri yang bertanggung jawab atas respons pandemi Jepang.

Kebijakan tersebut diharapkan akan diumumkan oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga malam ini, sehingga mulai Kamis, 11 dari 47 prefektur negara akan berada dalam keadaan darurat, terhitung sekitar 60% dari PDB-nya.

Sementara itu, Presiden Panitia Penyelenggara Tokyo 2020, Yoshiro Mori, mengatakan persiapan untuk Olimpiade musim panas akan terus berlanjut, meskipun ada keraguan bahwa Olimpiade dapat diadakan sementara pandemi virus korona terus merebak.

Mori, mantan perdana menteri Jepang, mengatakan sangat tidak mungkin menunda Olimpiade untuk kedua kalinya.

“Musim semi akan selalu datang, pagi pasti akan datang bahkan setelah malam yang panjang,” ucapnya dalam acara daring yang diselenggarakan kantor berita Kyodo.

“Percaya akan hal itu, untuk memberikan kegembiraan dan harapan kepada banyak orang, kami akan melakukan yang terbaik sampai akhir,” imbuhnya.

Pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Maret tahun lalu memutuskan untuk menunda Tokyo 2020 selama setahun karena pandemi, dan setuju bahwa penundaan kedua tidak mungkin dilakukan. Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah menggelarnya musim panas tahun ini atau membatalkan pertandingan sama sekali. (CNA/The Guardian/OL-8)

 

BERITA TERKAIT