13 January 2021, 14:51 WIB

Menantu Nurhadi Reaktif Covid-19, Pengacara Minta Sidang Ditunda


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

MENANTU mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman, Rezky Herbiyono, dikabarkan terkonfirmasi covid-19. Rezky dan Nurhadi diketahui merupakan terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di pengadilan.

"Informasi yang kami terima tadi begitu, tapi lagi diupayakan untuk tes lagi sebagai second opinion," kata penasihat hukum Rezky, Maqdir Ismail, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (13/1).

Berdasarkan pada informasi tersebut, Maqdir menyarankan agar seluruh rangkaian persidangan dihentikan sementara. Ini dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban.

"Apalagi ini melibatkan banyak pihak. Di pengadilan ada hakim, JPU, PH, panitera yang berada dalam satu ruangan dalam waktu yang lama. Kemudian di Gedung KPK, ada PH, terdakwa, dan tentu saja petugas KPK," tandas Maqdir.

Selama ini, Rezky dan Nurhadi selalu mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta secara virtual dari Gedung KPK. Maqdir juga turut mendampingi kedua terdakwa di sana.

Sebelumnya pada Rabu (6/1), Rezky juga terkonfirmasi reaktif covid-19 berdasarkan tes cepat antigen. Akibatnya, sidang saat itu ditunda.

Jaksa penuntut umum KPK mendakwa Nurhadi dan Rezky dengan Pasal 12 huruf a atau kedua Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP dan dakwaan kedua Pasal 12B UU Tipikor jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. (OL-14)

BERITA TERKAIT