12 January 2021, 14:37 WIB

Nama Calon Kapolri Beredar, Mahfud: Tebak-Tebak Buah Nangka


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menilai nama-nama calon Kepala Kepolisian RI (Kapolri) yang beredar di media sebatas spekulasi. Pasalnya tidak ada yang tahu kandidat yang pasti dipilih Presiden Jokowi.

"Nama calon Kapolri yang beredar di media sekarang masih tebak-tebak buah nangka alias spekulasi. Sampai saat ini presiden belum mengirim nama calon Kapolri ke DPR," katanya dalam akun media sosialnya @mohmahfudmd, Selasa (12/1).

Menurut Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu, tidak ada pihak yang mengetahui secara pasti satu nama yang akan diajukan presiden ke DPR. Keputusan yang akan dibakukan dalam Surat Presiden (Surpres) itu hanya diketahui presiden.

"Belum ada yang tahu calon Kapolri kita sebab presiden masih terus mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk mengisi jabatan tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan ciri khas penentuan jabatan oleh presiden sangat tertutup dan bersifat rahasia. Setiap nama kandidat dibuatkan draf surat pertimbangan masing-masing dan yang tidak dipilih presiden langsung dimusnahkan.

"Pada saat yang tepat beliau (presiden) tanda tangani salah satu sedang draf surat yang tidak ditandatangani dimusnahkan. Jadi tak ada yang tahu kecuali setelah diumumkan secara resmi," pungkasnya.

Kompolnas telah mengirimkan lima nama calon Kapolri ke presiden. Kelimanya ialah Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat), Komjen Arief Sulistyanto dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam), Komjen Agus Andrianto. (OL-14)

BERITA TERKAIT