28 December 2020, 02:45 WIB

Gerak Cepat Menteri Baru


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

PARA menteri baru hasil reshuffle telah mulai bergerak menjalankan sejumlah program. Pemulihan ekonomi hingga kelancaran vaksinasi menjadi target mereka.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, misalnya, menuturkan pembenahan wisata Bali akan menjadi prioritas. Pasalnya, perekonomian Bali terdampak akibat covid-19.

“Saya dengar di Bali banyak yang kehilangan pekerjaan, kekurangan penghasilan, dan situasi ekonomi sulit. Ini situasi yang tentunya jadi perhatian,” ujar Sandiaga saat kunjungan kerja ke Bali tentang penerapan protokol kesehatan, Sabtu (27/12).

“Arahan dari Presiden bahwa kita harus berbenah dan menyiapkan destinasi-destinasi wisata karena sektor pariwisata dan ekonomi kreatif banyak sekali menciptakan peluang kerja,” tambahnya.

Menurut Sandiaga, target lainnya yaitu membangkitkan destinasi superprioritas seiring kedatangan vaksin di 2021. Lima tempat itu adalah Danau Toba, Borobudur, Likupang, Mandalika, dan Labuan.

“Saya juga akan berdiskusi dengan Gubernur Bali dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tentang pembukaan kembali Bali untuk wisatawan mancanegara,” ujar Sandiaga.

Adapun Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono melakukan blusukan pertamanya dengan berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Muara Angke dan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman di Jakarta.

“Saya ingin belanja masalah dengan menyerap masukan dari nelayan. Saya ingin tahu apa saja yang jadi kendala,” kata Trenggono, kemarin.

Dia antara lain akan mengubah citra pasar ikan yang kumuh menjadi pasar ikan bersih, higienis, dan sehat. “Banyak PR-nya. Saya akan kerja sama dengan pemda untuk perbaikan sistem supaya pasar ikan tidak lagi kumuh,” ujarnya.

Ditambahkannya, KKP juga akan membuat terobosan dalam kebijakan yang bakal berpihak kepada nelayan dan masyarakat pesisir.

Adapun Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan akan terus memperkukuh persatuan dan kesatuan antar para penganut agama. Menurut dia, permasalahan yang terjadi harus diselesaikan dengan dialog tanpa ada tindakan melawan hukum.

“Jika ada perbedaan pandangan, jika ada perbedaan keyakinan, jika ada perbedaan pendapat terkait hal-hal keagamaan, kita selesaikan dengan dialog. Kementerian Agama siap memberikan fasilitas,” kata Menag.

 

Tunjukkan kepemimpinan

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan meminta para menteri baru segera menggulirkan program dan menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Mereka yang sebagian besar dari kalangan profesional dan pengusaha juga diharapkan bisa membuktikan kemampuan manajerial yang mumpuni.

“Terutama dalam penanganan pandemi, perlu kepemimpinan. Tanpa manajerial yang kuat, vaksinasi akan sulit berhasil,” ungkapnya dalam diskusi daring, kemarin.

Dalam kesempatan yang sama, politikus PKB Faisol Riza mengatakan Presiden Jokowi ingin ekonomi segera pulih dengan menunjuk menterimenteri baru.

Bergabungnya Sandiaga juga diharapkan menghilangkan pertentangan politik pascapilpres 2019 sehingga seluruh energi bisa diarahkan untuk memulihkan kondisi akibat pandemi. (OL/Ykb/Dhk/X-11)

 

BERITA TERKAIT