18 December 2020, 22:50 WIB

Jokowi Minta PPP Jadi Teladan bagi Masyarakat


Andhika Prasetyo |

PRESIDEN Joko Widodo meminta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi teladan bagi partai-partai politik dan organisasi-organisasi lain di Tanah Air.

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. PPP merupakan partai Islam tertua di Indonesia yang tentu memiliki banyak pengalaman dalam membantu pemerintah memperkokoh persatuan dan kesatuan.

"PPP merupakan pemersatu umat yang terpercaya, yang dipercaya umat. PPP sudah pasti sangat berpengalaman dalam ikut membangun bangsa besar ini sehingga bisa menjadi teladan bagi organisasi-organisasi lain dalam memperkokoh persatuan dan kerukunan serta mempercepat pembangunan nasional," ujar Jokowi dalam Pembukaan Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan, Jumat (18/12).

Adapun, Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengungkapkan permintaan kepala negara sangat sesuai dengan tema muktamar yakni Merawat Persatuan dengan Pembangunan.

"Kami akan meneguhkan sikap dalam bagian penting dari kegiatan merawat persatuan," ucap dia.

Upaya memperkuat persatuan, sambung pria yang juga menjabat Kepala Bappenas itu, sangat dibutuhkan terlebih di tengah kesulitan yang terjadi akibat pandemi covid-19.

Ia pun memastikan bahwa PPP akan ikut terlibat dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan proaktif dalam menyediakan lapangan kerja.

"PPP ikut menyingsingkan lengan baju untuk secara proaktif terlibat dalam menyediakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan dan memulihkan ekonimi masyarakat," tutur Suharso.

Seluruh kader PPP, lanjutnya, harus bersama-sama meluruskan niat mencapai tujuan tersebut. Kemenangan harus dicapai dengan cara-cara yang mulia.

"Semoga Allah memberkahi segenap langkah dan ikhtiar kita di jalan kebaikan dan kebahikan. Hasil tidak pernah berkhianat terhadap ikhtiar," pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT