30 November 2020, 12:38 WIB

Jokowi: Tren Kasus Covid-19 Memburuk


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo menyoroti tren covid-19 yang kian memburuk. Hal itu ditandai dengan peningkatan kasus secara drastis belakangan ini. Presiden menyebutkan kasus aktif meningkat dari 12,78% menjadi 13,41% dan tingkat kesembuhan menurun dari 84,03% menjadi 83,44%.

"Ini semuanya memburuk, semuanya. Karena adanya tadi, kasus yang memang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin," ucap Jokowi dalam rapat terbatas mengenai penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11).

Presiden Jokowi secara spesifik menyebutkan peningkatan kasus covid-19 ada di Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Presiden meminta dua provinsi itu diberi perhatian khusus karena peningkatan kasusnya drastis.

"Saya ingin ingatkan ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua-tiga hari ini, peningkatannya sangat drastis sekali yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta," ucap Presiden.

baca juga: Presiden Minta Kepastian Pelaksanaan Vaksinasi

Terkait melonjaknya kasus aktif, Jokowi pun menginstruksikan Menteri Dalam Negeri agar kembali mengingatkan kepala daerah untuk memegang penuh kendali di wilayah masing-masing dalam penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya. Juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," ucap Jokowi.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, pada Minggu (29/11) terjadi penambahan 6.267 kasus covid-19 di seluruh wilayah. Jawa Tengah menyumbang 2.036 kasus dan Jakarta 1.431 kasus. (OL-3)

BERITA TERKAIT