28 November 2020, 13:25 WIB

Jokowi Timang Pengganti Edhy Prabowo dari Partai dan Profesional


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

TENEGA Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengungkapkan pengganti Edhy Prabowo  sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan bisa datang dari kalangan profesional atau partai politik.

Dengan catatan, sosok tersebut memiliki kompetensi, integritas dan rekam jejak yang bagus di sektor kelautan.

"Bisa profesional, bisa juga dari parpol. Selama memiliki kompetensi, integritas dan rekam jejak di sektor kelautan," ujar Donny kepada Media Indonesia, Sabtu (28/11).

 

Kendati demikian, hingga saat ini, ia mengaku belum mendengar ada perbincangan di lingkungan Istana terkait penunjukkan menteri kelautan dan perikanan yang baru.

 

"Belum ada perbincangan. Sementara masih Pak Luhut. Bapak Presiden pasti banyak pertimbangan tapi saya kira pasti akan segera diputuskan siapa penggantinya. Hanya saja, ya perlu waktu lah untuk mencari sosok yang tepat," tandasnya.

KPK menetapkan Edhy sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan eksportir benur atau benih lobster.

Ada tujuh tersangka dalam kasus itu yakni Edhy, Staf Khusus Menteri KKP Safri, staf istri Menteri KKP Ainul Faqih, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, dan Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito.

Edhy bersama tersangka lainnya diduga menerima uang Rp9,8 miliar dan US$100 ribu. Ia menggunakan uang tersebut untuk belanja beberapa barang mewah di Hawaii, Amerika Serikat. (OL-8)

BERITA TERKAIT