25 November 2020, 14:27 WIB

IPW Prediksi Kapolda Riau Calon Terkuat Menjadi Kepala BNN


Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum

KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko akan purnabakti pada 1 Desember 2020. Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi Kapolda Riau Irjen Agung Setya calon paling kuat menggantikan Heru.

"Agung adalah nama baru dalam bursa calon jenderal bintang tiga di Polri. Namanya muncul setelah Presiden Jokowi tertarik dengan program kerjanya selama menjadi Kapolda Riau," kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11).

Neta mengatakan mantan Kapolda Bali Irjen Petrus R. Golose juga berpeluang besar menjadi Kepala BNN. Petrus adalah Kapolda paling lama menjabat dalam sejarah Polri. Petrus menjabat sebagai Kapolda Bali selama empat tahun lebih.

Beberapa waktu lalu Petrus dimutasi dalam rangka persiapan jabatan di luar Polri. Dia dimutasi sebagai perwira tinggi (Pati) Bareskrim Polri.

"Namanya sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), namun dia kalah bersaing dengan teman satu angkatannya, Boy Rafli," ungkap Neta.

Sejatinya, IPW memperkirakan akan ada lima perwira tinggi (pati) Polri yang bersaing ketat memperebutkan jabatan Kepala BNN. Tiga lainnya adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Fadil Imran; Koordinator Staf Ahli Kapolri, Irjen Nana Sudjana; dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Ahmad Dofiri.

Neta memandang persaingan ketat kelima jenderal itu untuk menjadi Kepala BNN tak terlepas dari semakin riuhnya bursa Kapolri. Jenderal Idham Azis akan meninggalkan jabatan Kapolri pada akhir Januari 2021.

Baca juga : Menterinya Ditangkap, KKP masih Tunggu Informasi KPK

"Salah satu syarat untuk bisa masuk dalam bursa calon Kapolri adalah harus menjadi jenderal bintang tiga (Komjen)," ujar Neta.

Kemudian, dalam waktu dekat ada dua Komjen yang purnabakti. Yakni Komjen Heru Winarko dan Komjen Didid Widjanardi. Didid adalah Pati Polri yang memegang jabatan sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sejak 3 Maret 2020.

Seiring akan pensiunnya dua Komjen itu, Neta memperkirakan kembali ada mutasi besar-besaran akhir pekan ini. Gerbong rotasi tahap pertama untuk menyongsong suksesi pemilihan Kapolri di akhir Januari 2021. Sedangkan, gerbong rotasi kedua diprediksi akan terjadi pada pekan pertama Januari 2021.

"Tampilnya jenderal bintang dua menjadi Kepala BNN di awal Desember ini entu memunculkan persaingan baru dalam bursa calon Kapolri," ucap Neta.

Neta menyebut dari 14 jenderal bintang tiga di Polri, hanya ada empat yang menjadi calon kuat untuk masuk bursa Kapolri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

"Jika 1 Desember nanti ada bintang dua yang masuk menjadi Kepala BNN, yang bersangkutan diperkirakan juga bakal meramaikan bursa calon Kapolri," tutur Neta. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT