16 November 2020, 02:20 WIB

Ganggu Persatuan akan Berhadapan dengan TNI


Sri Utami | Politik dan Hukum

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai provokasi.

“Saya ingin menyampaikan kembali pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional,” kata Hadi saat mengumumkan pernyataannya.

Turut mendampinginya Pangkostrad Letjen Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen Richard TH Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono, dan Komandan Korpaskhas Marsda Eris Widodo Y.

Hadi menuturkan prajurit TNI merupakan alat utama pertahanan negara. Prajurit TNI bertugas melindungi bangsa.

“Seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” kata Hadi.

Oleh sebab itu, dia menegaskan tidak boleh ada musuh yang dibiarkan. Terlebih musuh tersebut dianggap berupaya melakukan ancaman terhadap bangsa Indonesia.

“Tidak satu pun, tidak satu pun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia.”

Menurutnya, persatuan dan kesatuan penting agar suatu bangsa tidak mudah dikaburkan provokasi dan ambisi yang dibungkus berbagai identitas.

“Ingat! Siapa saja yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa akan berhadapan dengan TNI,” imbuh Hadi. (Sru/P-1)

BERITA TERKAIT