05 November 2020, 07:25 WIB

DPP PAN Selidiki Kebenaran Desakan Mundur Hanum Rais dari DPRD DIY


Agus Utantoro | Politik dan Hukum

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional menerjunkan tim  investigasi untuk mengetahui lebih lanjut terkait kebenaran adanya 9 DPC (Dewan Pimpinan Cabang) --- kepengurusan tingkat kecamatan--- PAN yang mengajukan surat desakan agar Hanum Salsabila Rais (putri Amien Rais) mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator Tim Investigasi Arif Kurniawan, Rabu (4/11), membenarkan adanya surat tersebut.

"Tim kemudian melakukan pertemuan dengan pimpinan sembilan DPC yang mendesak Hanum Salsabila Rais mundur," katanya.

Baca juga: 20 Penyelenggara Pemilu Ad Hoc Diberhentikan

Sembilan DPC tersebut, semuanya berasal dari Sleman Utara yang merupakan Dapil Hanum Salsabila Rais saat maju ke Pemilihan Legislatif tahun lalu.

Mereka adalah DPC PAN Cangkringan, DPC PAN Pakem, DPC PAN Ngaglik, DPC PAN Tempel, DPC Turim DPC PAN Sleman, DPC PAN Ngemplak, DPC PAN Kalasan dan DPC AN Prambanan.

Lebih lanjut Arif mengatakan, dari pertemuan tersebut, semuanya mengakui kebenaran surat yang dikirim secara kolektif dan semua Ketua DPC menandatangani serta membubuhkan cap basah.

Surat tersebut, lanjutnya, dikirim ke DPP sehingga DPP memerintahkan untuk investigasi.

Dalam surat yang dikirim sembilan DPC itu, imbuhnya, disebutkan adanya tindakan yang dirasakan meresahkan oleh kalangan pengurus PAN di tingkat kecamatan. Salah satunya adalah ajakan Hanum Salsabila Rais agar kader PAN  untuk terlibat dan membentuk Partai Ummat  yang diinisiasi Amien Rais, ayah Hanum.

Kesembilan pengurus DPC, lanjutnya, juga merasa tidak pernah mendapat pembinaan secara maksmal dari Hanum, sebagai anggota DPRD DIY dengan Dapil Sleman Utara.

"Ditambah lagi dengan komunikasi dan koordinasi yang kurang terhadap struktur partai. Belum lagi pemberitaan di media berkaitan dengan kebiasaan tidak mengikuti rapat serta keterlibatannya untuk menginisiasi Parai Ummat dan jarang ikut pertemuan virtual yang diselenggarakan DPP menunjukkan tidak loyal terhadap posisinya sebagai kader partai dan sebagai anggota DPRD DIY," katanya.

Kalangan DPC PAN di Sleman Utara itu, tambahnya, juga merasa resah dengan kejadian-kejadian yang berupa ujaran Hanum Salsabila Rais yang tidak ada kebenaranya.

Ketua DPC PAN Cangkringan Agung Andi menambahkan pernyataan Hanum terkait dengan Ratna Sarumpaet serta terkait penusukan terhadap Wiranto, saat itu Menko Polhukkam, meski belum terbukti kebenarannya namun tetap saja meresahkan.

Setelah melakukan investigas terhadap jajaran kepengurusan DPC, Arif yang sehari-harinya menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPW PAN DIY menjelaskan akan melakukan investigasi ke pihak-pihak lain terbaik ke DPRD DIY. (OL-1)

BERITA TERKAIT