17 September 2020, 10:39 WIB

Selain Pinangki, Andi Irfan Juga Terima Uang dari Joko Tjandra


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

KEJAKSAAN Agung mengungkap Andi Irfan Jaya, tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA), juga menerima uang dari terpidana kasus cassie Bank Bali Joko Tjandra.

Selama ini, Kejagung baru menjelaskan bahwa Andi Irfan hanya menjadi perantara suap antara tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan Joko Tjandra.

"Ya terima duit juga dia (Andi Irfan) dari Joko Tjandra," ungkap Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Ardiansyah di Jakarta, Kamis (16/9).

Baca juga: Saksi Rahmat dalam Kasus Pinangki Dicekal Enam Bulan

Namun, Febrie belum dapat memaparkan berapa nominal uang yang masuk ke kantong Andi Irfan. Pasalnya, sampai saat ini, penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap Andi Irfan.

"Pembagian (uang) belum ketahuan, cuma melalui dia," kata Febrie.

Kejagung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Andi Irfan pada Rabu (23/9) pekan depan. Hal itu dilakukan karena ia harus menjalani proses isolasi selama dua pekan di rutan KPK

"Hari Rabu panggilannya (pemeriksaan Andi Irfan Jaya)," ungkap dia.

Sebelumnya, Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan uang suap yang diduga diterima Pinangki sebesar US$500 ribu dari Joko Tjandra diserahkan melalui Andi Irfan.

“Sejak awal sudah kami sampaikan dugaannya sekitar US$500 ribu, dugaannya diterima jaksa P, tapi apakah diterima langsung, apakah orang ketiga, penyidik menetapkan satu orang lagi. Melalui (Andi Irfan) inilah uang ini sampai,” jelas Hari. (OL-1)

BERITA TERKAIT