07 September 2020, 17:10 WIB

16 Hari Usai Kebakaran Kejagung, Polri Masih Periksa Saksi


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

TIM penyidik Bareskrim Polri tengah memeriksa sebanyak 128 terkait pengungkapan penyebab kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung RI.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono, mengatakan, pemeriksaan masih dalam seputaran 128 saksi dengan latar belakang berbeda-beda.

"Pemeriksaan masih seputaran, Office boy, cleaning, keamanan dalam (kamdal) Kantor Kejagung, serta PJU atau pejabat utama atau PNS,” ujar Awi kepada Media Indonesia, Senin (7/9).

Namun, Awi enggan membeberkan lebih detil terkait siapa saja yang telah diperiksa dari 128 saksi tersebut. "Kita tidak bisa menjelaskan, kita tunggu saja hasil penyidik," paparnya.

Sejauh ini, tim Puslabfor Polri telah melakukan olah TKP 1 dan tahap kedua dengan mengumpulkan temuan di lapangan yang selanjutnya dilakukan analisa oleh Puslabfor Bareskrim.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa 105 saksi, antara lain 54 pekerja office boy, 20 cleaning service, 10 petugas keamanan dalam kantor Kejagung, 5 pejabat Kejaksaan Agung, 7 tukang, 7 swasta, dan 2 teknisi.

Pemeriksaan dilakukan lantaran terjadi kebakaran hebat yang melalap Gedung Utama Kejagung RI pada 22 Agustus pukul 19.00 WIB.

Sebanyak 65 mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang melenyapkan sebagaian gedung.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran apakah itu musibah atau sengaja oleh oknum tertentu masih dilakukan pendalaman oleh Polri yang dipercaya untuk mengusut peristiwa tersebut. (OL-4)

BERITA TERKAIT