17 September 2019, 16:53 WIB

Tjahjo: Pemerintah Sukses Ubah Wajah Perbatasan


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, selaku Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyebut pemerintah telah sukses mengubah wajah perbatasan Indonesia. Presiden Joko Widodo, kata Tjahjo, berkomitmen untuk mengubah wajah perbatasan

Hal itu disampaikan Tjahjo saat perayaan hari jadi BNPP ke-9 di Yayasan Bahrul Ulum, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (17/9). 
BNPP merayakan hari jadi yang ke-9 bersama anak yatim Yayasan Bahrul Ulum.

Tjahjo menjelaskan, Presiden Jokowi memberi perhatian khusus kepada daerah perbatasan saat baru dilantik 2014. Saat itu Jokowi menginginkan agar kabinetnya sudah melakukan pembangunan perbatasan dua tahun awal kepemimpinannya.

“Selama 2 tahun target Pak Jokowi dengan Nawacita-nya sudah selesai membangun perbatasan dengan segala fasilitasnya, termasuk pasar-pasar yang dibangun, asrama-asrama, puskesmas pembantu, sekolah kemudian roaming dari HP juga sudah semua telekomunikasi semua tersambung dengan baik,” terang Tjahjo.

Dalam pengelolaan perbatasan, kata Tjahjo, pemerintah tidak hanya fokus mengenai batas wilayah tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

Sebab, bukan hanya PBLN yang dibangun, melainkan puskesmas pembantu, rumah sakit rujukan, sekolah SD, SMP, SMA atau madrasah. Polsek, Koramil serta pasar-pasar tradisional juga telah terpenuhi di daerah perbatasan tersebut.

“Jadi minimal yang namanya perbatasan ya bukan hanya patung-patung atau tiang-tiang atau bangunan tapi masyarakatnya juga harus ikut menikmati,” jelasnya.

Baca juga: Mendagri Hadiri Syukuran HUT BNPP di Tangsel

Dalam peringatan yang ke-9 ini, BNPP memberikan bantuan pendidikan kepada Yayasan Bahrul Ulum. Selain itu, BNPP juga memberikan santunan kepada 5 anak yatim pada kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi kinerja dari BNPP. Menurutnya, tugas menyejahterakan masyarakat masih akan terus berlangsung berbarengan dengan kegiatan menjaga perbatasan.

"Sementara kami yang di Tangerang Selatan, wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota negara, bagaimana terus meningkatkan pelayanan publik sehingga ekonomi daerah hadir dalam rangka peningkatan daerah untuk memperpendek jalur birokrasi dan tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat sendiri," kata Airin. (A-4)

BERITA TERKAIT