15 February 2019, 20:32 WIB

KPK Cekal Dua Pengusaha Terkat Suap PLTU Riau-1


Rahmatul Fajri |

KOMISI Pemberantasan Korupsi melakukan upaya cegah dan tangkal terhadap dua pengusaha dalam pengembangan kasus suap PLTU RIau-1.

Kedua orang yang terkena status cekal tersebut ialah Direktur PT China Engineering Indonesia Wang kun dan CEo Blackgold Natural Resources Richard Philip Cecil.

"Keduanya dicekal untuk penyidikan dengan tersangka Idrus Marham," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/2).

Laode mengatakan untuk kebutuhan perkara, KPK telah mengirimkan surat ke Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah keduanya ke luar negeri terhitung tanggal 27 Desember 2018 hingga 27 Juni 2019.

Baca juga : Suap PLTU Riau-1, Eni Sebut Uang Kotjo Halal

Lebih lanjut, Laode mengatakan KPK akan terus mengembangkan perkara kasus ini ke pihak lain sebagaimana dengan fakta yang muncul selama persidangan.

"Dan, tentunya berdasarkan bukti yang cukup," tandas Laode.

Seperti diketahui, selain Idrus Marham, anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih dalam kasus ini juga didakwa menerima suap Rp 2,250 miliar.

Menurut jaksa, pemberian uang tersebut diduga agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Proyek tersebut rencananya akan dikerjakan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Company Ltd yang dibawa oleh Kotjo. (OL-8)

BERITA TERKAIT