03 December 2022, 22:51 WIB

Jasa Raharja Gelar Kompetisi JR-Rovation 2022.


RO |

TINGKAT kecelakaan lalu lintas darat di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Kepolisian RI maupun Jasa Raharja, 60% korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia adalah laki-laki usia produktif antara 15 – 24 tahun. 

Sebagai perusahaan BUMN yang bertanggung jawab terhadap pilar kelima, yakni penanganan pra dan pasca kecelakaan, Jasa Raharja berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan jalan. Salah satunya dengan menggelar kompetisi Jasa Raharja Road Safety Innovation (JR-Rovation) 2022.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, jumlah kecelakaan lalu lintas darat mencapai 103.645 kasus pada 2021, atau naik 3,62% dibandingkan tahun sebelumnya 100.028 kasus. Sementara data Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan kematian akibat kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada 2020 mencapai 23.529 jiwa, atau setara dengan tga jiwa meninggal dunia per jam. Dari total korban, sebanyak 73% diantaranya melibatkan sepeda motor (tertinggi pertama). 

Menurut Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja Munadi Herlambang, dalam Instruksi Presiden RI Nomor 4 tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, terdapat beberapa instansi terkait sebagai pilar utama bagi pencegahan kecelakaan lalu lintas. Guna meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, diperlukan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya mengedepankan faktor keselamatan saat berkendara. 

"JR-Rovation merupakan program kompetisi yang dinisiasi oleh Jasa Raharja untuk mengajak generasi muda lebih peduli terhadap isu keselamatan di jalan. Melalui kompetisi ini, kami ingin mengapresiasi inovator muda dari kalangan mahasiswa di seluruh Indonesia atas inovasi dan partisipasi aktif dalam mendukung keselamatan berkendara guna menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas,” ungkap Munadi, Kamis (1/12).

Melalui kompetisi JR-Rovation 2022 ini, peserta dapat menuangkan idenya melalui dua pilihan kategori tema, yaitu Sains berkeselamata: berupa inovasi alat keselamatan berkendara yang dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk mengurangi risiko dan dampak kecelakaan. Berikutnya adalah Sosial yang berkeselamatan: Pelaksanaan program, gerakan atau kegiatan yang bersifat sosial (pelibatan komunitas) dan masif dan berdampak pada penurunan angka kecelakaan.

Sejak awal, kompetisi ini menerima 171 peserta berasal dari 25 perguruan tinggi di Indonesia yang telah melewati beberapa fase seleksi, hingga terpilih 10 finalis yang mempresentasikan secara langsung ide inovatif-nya  di hadapan dewan juri yang terdiri dari Rio Octaviano dari Road Safety Association, Fitra Eri selaku Jurnalis/Pemerhati Otomotif. Didukung pihak sponsor seperti Astra Honda Motor (AHM), Wuling Motor, Amazon Web Service (AWS), dan World Health Organization,

Bertempat di The Ice Palace, Jakarta pada 1 Desember 2022, dewan juri mengumkan tiga besar pemenang di masing-masing kategori.

Kategori sains:
Juara 1: Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
Juara 2: Universitas Negeri Yogyakarta 2
Juara 3: Universitas Negeri Semarang 12

Kategori sosial:
Juara 1: Universitas Gadjah Mada 9
Juara 2: Universitas Bengkulu 14
Juara 3: Institut Teknologi Bandung 11

Jasa Raharja juga berkomitmen untuk membantu para pemenang dalam mengembangkan inovasinya, termasuk membantu dalam proses inkubasi ide, memfasilitasi kolaborasi antara inovator dan pelaku industri otomotif selaku user, hingga membantu mendaftarkan idenya ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Hak Paten. (S-4)

BERITA TERKAIT