26 September 2022, 18:28 WIB

KTB Gelar Workshop Teknologi EURO 4 kepada Guru dan Siswa SMK


RO |

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kembali menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) bertajuk KTB Fuso Vocational Education Program (KTB Fuso VEP) yang berlangsung pada 12-30 September 2022.

Rangkaian KTB FUSO VEP tahun ini diselenggarakan dalam dua agenda pelatihan dan melibatkan lebih dari 300 orang peserta. Agenda pertama yaitu Pelatihan Otomotif untuk Guru SMK yang berlangsung pada 12-16 September 2022 di Training Center – KTB, Jakarta. Dilanjutkan dengan Pelatihan Otomotif untuk Murid SMK yang akan diadakan dalam dua batch pada periode 19-30 September 2022 di 15 SMK mitra Fuso yang berlokasi di kota Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Kebumen, Solo, Malang, Mojokerto, Pontianak dan Makassar.

Kegiatan KTB FUSO VEP yang diadakan setiap tahun merupakan wujud komitmen KTB terhadap pengembangan pendidikan kejuruan di Indonesia secara keberlanjutan. Selama periode 2017-2020, KTB juga telah mendonasikan light duty truck Colt Diesel kepada 15 SMK mitra Fuso sebagai media pembelajaran praktik bagi para murid SMK untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan kejuruan dengan perkembangan teknologi terkini dari dunia industri.

Kegiatan ini didukung oleh para instruktur dari KTB dan Krama Yudha Tiga Berlian Motors Regional Training Center (KRTC) untuk berbagi pengetahuan teori dan praktik kepada para guru dan siswa SMK terkait teknologi terbaru mesin EURO 4 pada produk-produk Mitsubishi Fuso, yaitu Canter dan Fighter X. 

Direktur Sales & Marketing Division – KTB Duljatmono menyampaikan daoalm siaran resminya, Senin (26/9) bahwa keberhasilan implementasi kebijakan EURO 4 tidak hanya ditentukan dari pengembangan teknologi dan fitur produk secara keseluruhan, tetapi juga dari dukungan sumber daya manusia yang terampil dan berwawasan industri juga menjadi unsur yang tidak kalah penting dalam hal ini. 

"Oleh karena itu, pembinaan dan pelatihan teknis yang berbasis industri sangatlah penting untuk dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama yang erat antara pelaku industri dan institusi pendidikan, salah satunya sekolah kejuruan,” imbuhnya.

Melalui implementasi KTB FUSO VEP, KTB berharap dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pendidikan kejuruan yang berkualitas agar mampu beradaptasi dan berkontribusi dengan laju perkembangan industri di Indonesia. (S-4)
 

BERITA TERKAIT