13 August 2022, 22:35 WIB

Insan Otomotif Dukung Motor Listrik Besutan BMI


Media Indonesia |

PT BYXE Motor Indonesia (BMI) terus mematangkan kesiapan produksi motor listrik karya anak bangsa. Bahkan BYXE, XADE, Sergap dan prototype motor patroli diharapkan segera diproduksi secara massal untuk digunakan masyarakat. 

Di sisi lain juga mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan secara masif karena sudah lulus sertifikasi uji tipe (SUT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kehadiran motor listrik ini diharapkan menjadi salah satu solusi adanya permasalahan lingkungan seperti pemanasan global, efek gas rumah kaca, dan emisi karbon, yang mengharuskan semua pihak melakukan upaya penanganan serius.

Sejumlah motor listrik tersebut mendapatkan apresiasi tinggi. Bahkan Litbang Kementerian Pertahanan (Kemenhan) fokus mengembangkan Sergap menjadi motor berstandar militer.

"Saat ini motor berkekuatan listrik memang harus dipasarkan karena kebutuhan. Motor listrik menjadi solusi kendaraan yang digadang-gadang lebih hemat dibandingkan kendaraan yang sumber tenaganya dari minyak bumi," ujar pengamat otomotif Amir Hamzah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (13/8).

Selain perawatannya mudah juga bagus karena ramah lingkungan, tidak mengeluarkan emisi gas, suara mesin halus, dan pencemaran udara dari knalpot. "Poin utamanya adalah karya anak bangsa. Untuk itu harus kita dukung," tukasnya.

Motor listrik mendapatkan energi dari baterai di sekitaran rumah atau kantor. Energi terbarukan akan menjadi pelopor transportasi tanpa limbah udara nantinya. Meski tampilan yang terkesan simpel, namun motor listrik memiliki kesan modern dengan nuansa desain futuristik.

Apresiasi juga datang dari Ketua Forum Wartawan Otomotif (Forwot) Indra Prabowo. Ia menekankan aspek keselamatan saat digunakan di jalan utama atau jalan antarpermukiman. Untuk itu ia mengimbau motor tersebut agar dilengkapi sejumlah elemen tambahan agar lebih nyaman dan aman. 

"Tentu kita sangat senang karena adanya alternatif baru selain yang menggunakan BBM. Namun yang menjadi perhatian juga adalah dimensi baterainya harus lebih simpel, kecepatannya stabil, tempat pengisian dayanya juga harus banyak atau mudah didapat. Hal itu menjadi promo pendukung penarik minat calon penggunanya," papar Indra.

Hal serupa juga diungkapkan pegiat otomotif Hendro Sutono. Kehadiran motor listrik BMI tersebut memberikan inspirasi dan peluang bagi anak bangsa memperlihatkan kemampuan. Menurut dia, kata kuncinya adalah kesempatan untuk menjadikan ini produksi komersil. Perlu dukungan nyata pemerintah agar motor listrik yang berasal dari rumahan atau pelaku usaha kecil (UKM) ini bisa muncul, berkembang, diakui nasional dan didorong untuk mendunia agar menciptakan lapangan kerja hingga devisa. 

"Oleh karena itu masyarakat jangan ragu menggunakan motor listrik karena akan menjadi tuntutan zaman. Apalagi ini karya anak bangsa yang terbukti mampu menguasai teknologi dan tidak ketinggalan dengan pabrikan yang sudah ada," pungkasnya. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT