06 July 2022, 19:50 WIB

Daihatsu Gelar Sertifikasi Pelopor Keselamatan Berkendara


RO |

DAIHATSU terus berkomitmen dan peduli dengan keselamatan berkendara para pengendara di Indonesia dengan memberikan edukasi seputar pentingnya Safety Driving untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. Komitmen ini diwujudkan dalam acara Training & Sertifikasi Pelopor Ayo Aman Berlalu Lintas. 

Acara hasil kerjasama antara Astra Daihatsu dan GT Radial ini berlangsung di Astra Daihatsu Majapahit, Semarang, Jawa Tengah pada 11 Juni 2022 yang dihadiri oleh total 60 peserta, dan merupakan kelanjutan dari rangkaian acara Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) yang telah berlangsung sebelumnya di Bali, Mandalika, dan Surabaya.

Dalam acara ini, Daihatsu menghadirkan pakar safety driving Senior Instruktur SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) Sony Susmana, sebagai narasumber dalam memberikan tips seputar safety driving.

Sony memaparkan bahwa manuver sering diartikan sebagai reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya. Manuver dibagi menjadi dua kategori, yaitu manuver ekstrem, dan manuver aman. 

Manuver ekstrem dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip. Sedangkan Manuver aman adalah dimana pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab.

Berikut ini adalah empat hal utama dalam mendukung Manuver Aman, yaitu Operational (Driving technic), Seat position (Ergonomis & dinamis), Pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan Track area (lurus, jumping & tikungan).

Operational (driving technic), merupakan dasar/cara seseorang mengemudi, dan paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar, biasanya selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

Seat Position (Ergonomis & Dinamis), ketika kendaraan bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar lewat 3C (Control, Communication, Comfort) seperti punggung menempel di sandaran jok, posisi tangan terhadap stir kemudi, dan lainnya, hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

Pergerakan atau Kecepatan yang selaras dengan kondisi lalu lintas di sekitar sangat penting untuk menghindari resiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang. Selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan tentukan lajurnya dengan benar.

Track Area, sadari bahwa lebar jalan rata-rata berkisar 3 - 3,5 meter tergantung jenis dan kelas jalanannya. Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dapat dirasakan kendaraan bergerak dinamis dan dapat dirasakan kondisi kendaraan seperti, roll, pitch, yaw, bounch akibat jalan yang licin dan bergelombang, serta terpaan angin maupun tenaga mesin kendaraan. Pastikan kendaraan tetap berada di jalurnya, dan apabila akan mendahului pastikan pengemudi melakukannya dengan memperhatikan rambu-rambu yang memperbolehkan, serta blind spot yang kecil.

“Semoga program ini dapat memberikan pemahaman lebih baik kepada Sahabat akan safety driving, dan dapat menerapkan dasar berkendara tersebut agar perjalanan dan aktivitas sehari-hari Sahabat dapat tetap aman bagi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita”, ujar Head People Development Department – Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Ben Faqih. (S-4)

BERITA TERKAIT