09 February 2022, 22:19 WIB

Hankook Perkenalkan Konsep Ban Tanpa Udara i-Flex


Mediaindonesia.com |

SETELAH produsen ban asal Prancis memperkenalkan ban tanpa angin dengan produk Michelin Uptis, giliran produsen ban asal Korea unjuk gigi. Bekerja sama dengan Hyundai, produsen ban Hankook memperkenalkan ban tanpa angin yang diberi nama i-Flex di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2022 yang digelar di Las Vegas AS, Januari lalu.

Ban tanpa angin menjadi sebuah dambaan bagi Anda yang pernah terpaksa harus mengganti ban yang bocor di pinggir jalan yang sibuk maupun hujan lebat. Hankook telah bekerja mewujudkan impian tersebut melalui penelitian lebih dari satu dekade. Hasil kerja kerasnya itu lantas dipamerkan di CES 2022.

Untuk memamerkan ban i-Flex hasil pengembangannya, Hankook merangkul rekan senegaranya, Hyundai. Ban tanpa tekanan udara tersebut disematkan di keempat sudut mobil konsep Hyundai L7, yaitu sebuah konsep mobilitas mikro dengan kemampuan sudut belok roda tak terbatas yang memungkinkannya mengubah arah secara instan, bahkan dalam ruang terbatas. Ban Hankook i-Flex pada kasus ini dibuat tidak seukuran ban mobil standar, tetapi menyesuaikan untuk aplikasi di Hyundai L7 dengan ukuran rim 10 inci.

Dengan diameter 15,7 inci dan lebar 105 mm, konsep ban non-pneumatic tire (NPT) ini dikembangkan berdasarkan studi dan pengujian biomimetic yang memaksimalkan penyerapan guncangan dan kemampuan menahan beban. Alhasil terciptalah desain jari-jari interlocking multi-layer yang terinspirasi oleh struktur seluler organisme hidup yang mampu memberikan dukungan dalam tiga dimensi untuk penyerapan goncangan yang lebih besar, sementara struktur sel heksagonal dan tetragonal dengan kekakuan yang berbeda bergabung untuk memberikan stabilitas di bawah beban.

Bagian tapak i-Flex juga disesuaikan dengan kemampuan keempat poros roda Hyndai L7 yang dapat berbelok secara bebas melalui profil tapak cekung berbentuk huruf C yang dirancang untuk memastikan kontak dengan permukaan jalan semaksimal mungkin untuk meningkatkan keselamatan. Pola tersebut juga mencerminkan desain honeycomb pada bodi ban.

Menurut Hankook, kecelakaan yang diakibatakn oleh ban bocor akan menjadi sebuah masa lalu dengan teknologi i-Flex ini. Selain itu ketiadaan udara pada ban juga akan mengurangi kebutuhan perawatan, karena pengguna tidak perlu lagi melakukan pemantauan tekanan ban maupun pengisian angin sehingga sangat cocok bagi kendaraan-kendaraan berteknologi otonom masa depan.

Sayangnya, Hankook enggan mengungkapkan kapan ban hasil pengembangannya itu tersedia di pasar. Perusahaan itu hanya menyatakan tengah melanjutan penelitian dan pengembangan untuk membuat peningkatan lebih lanjut. Jika terwujud nanti, Hankook akan menjadi produsen ketiga yang membuat terobosan ban tanpa angin setelah Michelin dan Goodyear. (S-4)

BERITA TERKAIT