18 January 2022, 21:40 WIB

Suzuki Marine Gelar Service Campaign dan Aksi Bersih-Bersih di Bumi Minahasa


RO | Otomotif

UNTUK mendampingi konsumen dalam menjaga performa mesin kapal agar tetap optimal, Suzuki Marine mengadakan service campaign di beberapa lokasi di Sulawesi Utara, diantaranya di Pelabuhan Kwandang Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, dan Kota Manado yang digelar pada 10-15 Januari 2022 lalu. 

Menurut Marine Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Aceng Ulumudin, kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan ulang tahun pertama PT Karunia Jaya Marine (KJM) selaku dealer Suzuki Marine di Sulawesi Utara. 

Pada program service campaign ini, Suzuki memberikan penjelasan mengenai oli ECSTAR 2T, informasi produk, servis, serta pembagian oli ECSTAR gratis untuk para nelayan. Selanjutnya, Suzuki menyelenggarakan konvoi dari Manado ke Bunaken yang diisi kegiatan 'Sosialisasi Penggunaan dan Perawatan Suzuki Outboard' ke kapten dan ABK kapal penyeberangan dan resor di Bunaken. 

“Kami bersyukur telah bekerja sama dengan PT Karunia Jaya Marine selama 1 tahun ini. Suzuki terus berkomitmen untuk memberikan layanan prima dan perhatian terhadap lingkungan laut melalui kegiatan Clean up the World di berbagai lokasi di seluruh Indonesia, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat, masyarakat sekitar serta organisasi non-profit yang juga memiliki perhatian terhadap kebersihan lingkungan khususnya laut,” terang Aceng.

Melemgkapi rangkaian kegiatan tersebut,  SIS juga melaksanakan program Suzuki Peduli, berupa kegiatan bersih-bersih pantai, donasi 60 tempat sampah dan 100 lampu jalan, serta pembagian 1 ton beras kepada masyarakat sekitar yang dilaksanakan di Pulau Bunaken bersama dealer KJM.

Serah terima secara simbolis dilakukan oleh Komisaris KJM Juan Aswan didampingi Aceng Ulumudin, selaku perwakilan SIS kepada Walikota Manado Andrei Angouw.

“Kami mendukung rangkaian Program Clean Up The World yang diselenggarakan oleh Suzuki Indonesia. Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurangi sampah, karena penumpukan sampah membuat terumbu karang mati akibat tidak mendapatkan sinar matahari. Maka dari itu mari kita lindungi kelestarian lingkungan, khususnya di laut, agar sumber daya dan ekosistem kita tetap terjaga,” kata Andrei Angow. (S-4)

BERITA TERKAIT