16 January 2022, 20:19 WIB

Menguji Kenyamanan Honda All New BR-V Melintasi Jakarta-Solo


Putra Ananda | Otomotif

SEJAK diperkenalkan pada September 2021, PT Honda Prospect Motor (HPM) akhirnya resmi menjual Honda All New BR-V kepada publik di Januari 2022. Di bulan yang sama, HPM juga memberi kesempatan kepada para jurnalis, termasuk Media Indonesia, untuk merasakan bagaimana impresi mengendarai All New BR-V dengan segudang fiturnya.

Sesi test drive All New BR-V dilakukan pada 11-12 Januari 2022. Rute yang dipilih tidak tanggung-tanggung yaitu lintas kota dari Jakarta menuju Solo dengan total jarak tempuh mencapai 535 kilometer. Dengan rute tersebut HPM ingin menunjukkan bahwa All New BR-V juga nyaman untuk dipakai bepergian jarak jauh.

Ada 24 unit All New BR-V yang disediakan bagi para jurnalis dalam kegiatan bertajuk 'Along The Journey' tersebut, dan hanya satu tipe yang dicoba, yakni All New BR-V Prestige with Honda Sensing agar jurnalis bisa merasakan segudang fitur modern yang tak dimiliki tipe-tipe di bawahnya.

Honda Sensing merupakan fitur keamanan canggih dan modern yang disematkan untuk All New BR-V Prestige. Fitur ini merupakan yang pertama di segmen low SUV di Indonesia. HPM mengklaim bahwa fitur Honda Sensing bisa memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang dengan bantuan sensor-sensor otomatis yang bekerja melalui kamera yang ada di All New BR-V. 

"Sistem Honda Sensing menggunakan front wide view camera yang dapat mendeteksi titik target dan mengenali atribut objek seperti kendaraan atau pejalan kaki yang ada," ungkap Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy. 

Para jurnalis secara bersamaan berangkat dari titik awal di Mal Senayan Park, Jakarta, menuju Solo, Jawa Tengah, melalui rute tol. Pada kesempatan pertama, saya memilih untuk merasakan duduk sebagai penumpang di baris depan. Mengantre di kepadatan jalanan Ibu Kota. Ketika harus stop and go, transmisi otomatis CVT yang halus pada All New BR-V mampu memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Setibanya di Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek atau Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) yang terkenal dengan patahan-patahan sambungannya, All New BR-V dengan suspensinya mampu meredam dengan baik meski tidak bisa dikatakan empuk. Kesan kaku dan keras masih terasa ketika mobil harus melewati sambungan Jalan Layang MBZ.

Pihak Honda menjelaskan bahwa All New BR-V dilengkapi dengan platform suspensi sistem yang baru yang mampu menghasilkan pengurangan bobot lebih baik. Jarak sumbu roda atau wheel base All New BR-V lebih panjang 40 mm jika dibandingkan model sebelumnya.  

Suspensi depan All-New BR-V menggunakan MacPherson Strut disetel ulang dengan kekakuan lebih tinggi. Adapun suspensi belakang menerapkan high-torsional rigidity dan light weight Torsion beam, serta penyesuaian geometri pada suspensi belakang yang dikalim mampu meredam guncangan lebih baik. 

Tiba di rest area Km 130, para jurnalis mulai berganti posisi. Saya memutuskan untuk mengendarai mobil ini dari Km 130 hingga rest area Km 287 sebelum nantinya kembali bertukar posisi. Kesan nyaman langsung terasa saat cruising melintasi panjangnya Tol Cipali. Saya merasakan betul bagaimana nikmatnya mengendarai mobil ini dengan Honda Sensing-nya. 

All New BR-V bisa melaju sendiri layaknya sebuah mobil masa depan. Dengan kombinasi fitur Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keeping Assist System (LKAS) All New BR-V, pengemudi tidak perlu lagi menekan pedal gas dan rem maupun membelokkan roda kemudi. Semuanya diatur lewat sensor kamera yang bisa mendeteksi objek di depan dan garis marka jalan. Fitur ini baru bisa diaktifkan dengan kecepatan minimal 74 km/jam. 

Selain ACC dan LKAS, ada 4 fitur lain yang juga masuk dalam paket Honda Sensing untuk All New BR-V. Road Departure Mitigation System (RDM) yang mampu mengingatkan pengemudi jika mobil sudah keluar dari jalur, Collision Mitigation Braking System (CMBS) yang mampu mendeteksi objek di depan mobil, mulai dari pejalan kaki hingga sepeda motor. All new BR-V melakukan pengereman otomatis ketika ada potensi tabrakan.

Pada fitur Honda Sensing berikutnya juga ada Auto High Beam (AHB) yang membantu visibilitas pengemudi dengan mengalihkan antara low beam dan high beam secara otomatis saat mengemudi di malam hari. Tidak ketinggalan ada juga fitur Lead Car Departure Notification System (LCDN) yang memberi tahu pengemudi jika mobil di depan mulai berjalan. 

Irit bahan bakar

Setelah menempuh perjalanan sejauh 535 kilometer, All New BR-V dapat dikatakan sebagai mobil yang aman dan nyaman untuk dikendarai bersama keluarga. Selain Honda Sensing, All New BR-V tipe tertinggi telah dilengkapi dengan 6 airbag dan 4 airbag untuk tipe  di bawahnya. 

Mobil ini juga tercatat memiliki konsumsi bahan bakar yang baik untuk rute luar kota. Saat pengetesan, layar MID menunjukkan angka 1:16 km/l. Cukup efisien untuk mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc 4 silinder segaris dengan tenaga 121 hp di 6.600 RPM dan torsi maksimum 145 Nm di 4.300 RPM. 

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, All New BR-V memiliki kekurangan, antara lain dalam hal kekedapan kabin yang cenderung masih belum optimal meski sudah baik dari model sebelumnya, busa jok yang masih terlalu tipis sehingga masih sedikit terasa keras, tidak adanya tombol sirkulasi open close air di panel AC, juga sistem pengereman roda belakang yang masih menggunakan tromol. (S-2)

BERITA TERKAIT