15 December 2021, 18:03 WIB

Auto2000: Bahaya Abu Vulkanik Bagi Kendaraan dan Solusinya


RO |

 

AUTO2000 mengingatkan bahwa salah satu masalah baru dari erupsi gunung berapi adalah hujan abu vulkanik yang dapat membawa dampak buruk pada mobil karena kandungan pasir kuarsanya yang sangat tinggi dan bersifat asam. Debu yang sangat halus memiliki tingkat ketajaman tinggi seperti pecahan kaca dan sanggup memicu karat.

Berikut beberapa komponen yang perlu diwaspadai terkena abu vulkanik 

Kaca Mobil 

Jangan pernah menyeka abu vulkanik di kaca mobil dengan wiper karena berpotensi menciptakan baret. Kandungan silikon yang tinggi pada abu vulkanik memiliki efek seperti potongan kaca. 

Semprot kaca dengan air pembersih wiper dulu sebelum menyekanya. Atau lebih aman dengan menyiram kaca mobil menggunakan air mengalir atau air kemasan. Pastikan sudah tidak ada abu yang menempel dan lanjut diseka dengan kain lap. 

Bodi Mobil 

Abu gunung berapi umumnya mengandung asam yang bersifat korosif, terlebih bila ada bagian cat mobil yang terluka. Segera bilas bodi mobil menggunakan air mengalir setelah dipakai. Siram dulu kaca dan bodi mobil dengan air mengalir untuk meluruhkan abu vulkanik. Seka dengan kain lap kering dan pastikan bersih sempurna. 

Filter Udara Mesin 

Abu vulkanik dapat menyusup ke ruang mesin bila kinerja filter udara sudah tidak optimal dan dapat menimbulkan masalah serius pada mesin. Jangan ragu untuk menggantinya kalau terlalu kotor meskipun belum waktunya mengganti saringan udara. 

Sistem AC Mobil 

Jangan membuka kaca mobil saat melintasi kawasan yang terdampak abu vulkanik, Debu dapat masuk ke dalam sistem sirkulasi AC dan menyumbat serta berpotensi merusak perangkat AC yang dilalui. Semakin berbahaya ketika udara AC yang terkontaminasi dihirup oleh penumpang mobil. Pastikan untuk memeriksa dan mengganti filter kabin AC.

Perangkat Rem Mobil 

Abu vulkanik yang menempel pada piringan rem dapat membuat permukaan cakram rem baret saat debu terjepit oleh kampas rem. Begitu pula bila abu berhasil menyusup masuk ke dalam teromol rem. Tergoresnya permukaan teromol dapat menurunkan performa, bahkan dapat membuat macet sehingga dapat memicu kecelakaan jika rem mobil gagal berfungsi. 

Sensor-Sensor Kendaraan 

Komponen lain dari mobil yang bisa terkena masalah akibat abu vulkanik adalah sensor-sensor yang sensitif kotoran dan akan mengganggu kinerja kontrol elektronik mobil. Seperti sensor ABS pada sistem pengereman mobil yang rusak dan membuat fitur keselamatan ini tidak dapat bekerja dengan baik. 

Oleh karena itu, Auto2000 mengimbau pemilik kendaraan untuk hindari wilayah yang terdampak abu vulkanik gunung berapi. Jika terpaksa berkendara, segera bawa mobil ke bengkel Auto2000 untuk pemeriksaan dan perbaikan komponen mobil yang berpotensi rusak. 

"Abu vulkanik gunung berapi bisa menimbulkan efek negatif pada komponen mobil karena mengandung pasir kuarsa yang tajam dan bersifat asam yang korosif. Urusan Toyota lebih mudah, segera lakukan servis berkala kendaraan AutoFamily yang terkena abu vulkanik untuk mencegah kerusakan dan potensi masalah seperti kecelakaan akibat malfungsi komponen penting mobil," ungkap Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara , Rabu (15/12). 

BERITA TERKAIT