01 December 2021, 14:50 WIB

Menguji Kenyamanan All New Honda BR-V


Anton Kustedja | Otomotif

ALL New Honda BR-V diklaim memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan lebih tinggi jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Setidaknya itulah kesan yang ingin dibuktikan PT Honda Prospect Motor (HPM) saat mengajak sejumlah jurnalis otomotif untuk menjajal perdana Low Sport Utility Vehicle (LSUV) terbarunya itu di pabriknya langsung di Karawang, Jawa Barat, Senin (29/11).

"Silakan teman-teman wartawan nanti rasakan bedanya, BR-V lama dengan All New BR-V," ujar Business Innovation and Sales Marketing Director PT HPM Yusak Billy saat menyambut langsung awak media di lintasan uji kendaraan Pabrik HPM Karawang.

Menurut pria yang akrab disapa Billy ini, mobil yang sudah dipasarkan sejak September dan banyak dipesan pada ajang GIIAS 2021 di BSD Serpong itu sebenarnya baru akan diproduksi massal sekitar pertengahan Desember mendatang. Jadi, mobil All New Honda BR-V yang diuji para jurnalis siang itu boleh dibilang mobil trial yang belum ada di dealer dan masih hangat keluaran pabrik.

Sebagai pembanding disediakan pula BR-V generasi pertama untuk dibawa bermanuver keliling lintasan satu putaran sebelum menjajal BR-V terbaru. Silakan sesuka hati menggeber mobil 7 seater itu hingga 100 km/jam di trek lurus, atau berlenggak lenggok (slalom) saat menjelang finis. Yang terpenting, rasakan dulu perbedaannya.

Sayangnya, uji kendara perdana kali ini tidak bisa merasakan sensasi teknologi canggih yang ada pada All New Honda BR-V, yakni Honda Sensing. Padahal, fitur keselamatan berkelas itu diklaim sudah disematkan ke varian tertinggi B-RV yang diuji, Prestige.

"Sudah terpasang, tapi medan kali ini memang tidak cocok untuk menguji Honda Sensing. Mungkin pada kesempatan test drive berikutnya ya, pasti teman-teman nanti akan merasakan," kata Assistant Manager Public Relation Department PT HPM, Yulian Karfili.

Honda Sensing di BR-V terbaru ini merupakan yang pertama untuk seluruh model di kelasnya. Fitur ini berupa serangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang dengan memberikan peringatan secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Bahkan, ketika pengemudi mengalami microsleep (tidur sejenak) pun mobil ini akan mengerem sendiri saat posisinya mendekati kendaraan di depannya. Canggih kan.

Selain fitur teknologi terdepan tersebut, setidaknya ada empat perbedaan lain All New BR-V dengan generasi pertama. Mau tahu apa saja, ini dia perbedaannya yang diamini para penguji.

Mesin lebih bertenaga dan lebih hemat bahan bakar
LSUV yang pertama diperkenalkan ke konsumen pada 2015 itu kini menggunakan mesin 1.5L i-VTEC berbahan bakar bensin dengan tenaga maksimal 121 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimal 145 Nm pada 4.300 rpm.


Baca juga: Waspadai Aquaplaning di Jalan Tol Saat Hujan


Mesin All New BR-V juga mencapai standar tinggi regulasi Euro 4, sehingga menghasilkan efisiensi bahan bakar dan pengalaman berkendara tingkat tinggi dalam kombinasi dengan CVT (transmisi otomatis) atau MT (transmisi manual) 6 speed.

Fitur unggulan dari mesin ini adalah kemampuan torsi dan efisiensi bahan bakar pada putaran mesin rendah dan menengah. Meski tenaga dan torsi maksimal hampir sama dengan BR-V sebelumnya, intelligent valve control dari fitur VTEC dan VTC dapat meningkatkan kemampuan tosi secara signifikan dari start hingga ke atas 4.000 rpm.

Transmisi lebih responsif dan efisien
Dengan menggunakan Continously Variable Transmission (CVT) baru yang telah dimodifikasi dan dioptimalkan, pengemudi kini dapat menikmati mengendarai All New BR-V dengan mengesankan dan penghematan bahan bakar dari teknologi pengurangan gesekan terkini yang 4% lebih efisien.

Transmisi manual 6 percepatan
Kemampuan transmisi mobil ini ditingkatkan dengan mengikuti struktur dasar, yang mampu mencapai dimensi berkendara dan efisien bahan bakar lebih tinggi. Tenaga pendorong ditingkatkan hingga 8% untuk akselerasi lebih baik sementara rasio gigi dioptimalkan untuk perpindahan yang lebih halus dan kenyamanan berkendara.

Suspensi baru lebih stabil dan minim body roll
Dengan platform yang benar-benar baru, mobil keluarga ini mampu menghasilkan pengurangan bobot yang lebih baik, kekakuan yang lebih tinggi, serta peningkatan kinerja keselamatan kecelakaan.

Jarak sumbu roda diperpanjang 40 cm jika dibandingkan dengan pendahulunya. Rasio aplikasi baja tarik tinggi yang ringan dan kuat telah ditingkatkan 24% untuk meningkatkan daya tahan bodi dan pengurangan berat.

Suspensi depan All New BR-V juga menggunakan MacPherson Strut yang telah disetel ulang dengan kekakuan lebih tinggi, sedangkan suspensi belakang menerapkan high torsional rigidity dan light eight Torsion Beam untuk performa redaman dan kenyamanan lebih baik.

Kabin lebih kedap, minim getaran
HPM juga sukses membuat mobil ini kini lebih kedap dari kebisingan mesin maupun suasana di luar kabin. Beberapa perbaikan pada kebisingan mesin antara lain penutup kepala mesin yang disempurnakan, kemampuan penutup Uretan yang ditingkatkan, side mounted dengan modul dinamis dan trans mounting yang tingkatkan untuk mengurangi getaran, serta dudukan batang torsi disempurnakan.

"Paket kedap suara juga ditingkatkan di beberapa bagian dan area, termasuk sistem insulasi suara. All New BR-V juga mengaplikasikan spray foaming di panel bodi untuk mencegah masuknya debu dan bau tidak sedap dari luar. Kini tingkat kedap udara kabin sudah 60% lebih baik dari model sebelumnya," ujar Arfi, sapaan Yulian, saat memberi briefing singkat kepada para penguji.

Meski kecewa tidak bisa mengetes fitur Honda Sensing, awak media pun cukup puas menikmati perbedaan BR-V terbaru pada uji coba singkat hari itu di Karawang. (S-4)

BERITA TERKAIT