12 October 2021, 22:58 WIB

SSD Luncurkan Dry Box Bermaterial Unik di Indonesia


RO | Otomotif

PT SSB Sammitr Distribution (SSD) menggelar 'Peluncuruan Perdana Dry Box Honeycomb' di Indonesia yang gelar di Kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa (12/10). SSD sendiri merupakan perusahaan karoseri Joint Venture antara PT Sanggar Sarana Baja Indonesia dengan Sammitr dari Thailand yang memproduksi, memasarkan dan menyediakan layanan purna jual untuk solusi transportasi logistik ke pasar Indonesia.

Kondisi pandemi yang sudah hampir berlangsung selama dua tahun, tidak hanya berdampak pada industri otomotif tapi juga pada industri logistik. Menanggapi hal itu, SSD berinisiatif meluncurkan produk dengan material berbeda sebagai inovasi terbaru dalam industri logistik Indonesia sebagai alternatif bagi kebutuhan pengangkutan barang di masa pandemi ini. 

Material dengan struktur honeycomb pada bagian board panel merupakan bahan boks truk yang masih langka digunakan di Indonesia. Sementara boks truk Sammitr sudah dikenal sejak lima tahun lalu di negara asalnya, Thailand. Berdasarkan pengalaman dalam pembuatan Dry Box Honeycomb tersebut maka  SSD mencoba menawarkan ke pasar logistik Indonesia.

Sesuai dengan namanya, Dry Box Honeycomb terbuat dari panel berstruktur sarang lebah berupa papan yang terbuat dari material fiber Polypropylene ringan dan kuat. Dibentuk menggunakan teknologi pembuatan board panel pelapisan terkini sehingga panel ini mampu menahan beban merata di seluruh permukaannya.

Komisaris SSD David Takao menjelaskan beberapa keunggulan dari Dry Box Honeycomb panel ini. Selain ringan dan kuat, serta tentunya anti-karat, panel ini juga diklaim mampu mereduksi panas. Kelebihan lainnya adalah  perawatan dan perbaikan yang mudah, juga cepat dalam perakitannya sehingga pembeli dapat mengoprasikan truknya lebih cepat.

Di bagian dalam boks dirancang dengan kerangka Aluminium sebagai penguat tambahan. Bagian lantai besi dan dinding dalam dibuat tanpa lapisan tambahan sehingga dapat mereduksi panasnya suhu, tahan bocor serta aman saat kontak dengan makanan. 

Untuk bagian luar memiliki permukaan yang halus sehingga dengan mudah dicat maupun di tempel stiker. Yang tak kalah penting adalah bobotnya yang lebih ringan sekitar 80 kg dibanding boks aluminium konvensional sehingga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan.

"Melalui produk ini dapat memberikan pilihan yang baru untuk di berbagai segmen pasar yang ingin meningkatkan pelayanannya dengan keunggulan Dry Box Honeycomb ini," ujar David Takao, Selasa 12/10). 

Kehadiran produk ini juga mendukung regulasi pemerintah terkait pembatasan bobot kendaraan demi keselamatan berkendara dan berlalu lintas. Dewanto Purnacandra dari Kementrian Perhubungan Darat, Kasubdit Uji tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jendral Perhubungan Darat mengatakan, "Saat ini dengan adanya dry box dalam mendukung regulasi pembatasan berat kendaraan di jalan dinilai tepat sehubungan dengan bobot truk yang ringan dengan maupun tanpa barang." (S-4)
 

BERITA TERKAIT