08 September 2021, 18:35 WIB

BMW Group Ungkap Definisi 'Ramah Lingkungan' Perusahaan


mediaindonesia.com | Otomotif

BMW Group memposisikan Circular Economy dan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan sebagai tema besarnya di IAA Mobility 2021. Pada ajang pameran kendaraan terbesar di Jerman ini, BMW Group secara konsisten menunjukkan fokusnya pada langkah agresif untuk memerangi perubahan iklim dan target penurunan emisi CO2 serta langkah-langkah dan konsep konkrit untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satunya adalah rencana sepuluh tahun ke depan, dimana BMW Group akan menghadirkan sekitar sepuluh juta kendaraan listrik di jalan. Pada awal 2030, setidaknya setengah dari penjualan BMW Group global adalah kendaraan listrik, dan brand MINI akan menawarkan kendaraan listrik secara eksklusif mulai 2030.

BMW Group juga meningkatkan volume pengiriman sel baterai hingga hampir dua kali lipat. Volume senilai 22,36 miliar euro telah disepakati dengan pemasok yang relevan untuk penggerak kendaraan listrik BMW generasi kelima.

Di ajang IAA Mobility 2021, BMW Group juga memperkenalkan dua kendaraan listrik terbaru BMW i4 dan iX untuk pertama kalinya dihadapan publik, serta konsep mobil listrik futuristis BMW i Vision Circular.

BMW iX

BMW iX memiliki konsep pengembangan yang luas, mulai dari arsitektur jaringan on-board, perangkat lunak baru, layanan digital, konektivitas, dan fungsi mengemudi otomatis. Kemajuan yang dicapai dapat dilihat pada sistem operasi iDrive generasi terbaru, manajemen energi yang sangat efisien, dan berbagai sistem bantuan pengemudi yang inovatif. 

Varian model yang tersedia pada peluncuran di IAA Mobility 2021 ini akan ditenagai oleh dua motor listrik, satu motor listrik di roda depan dan satu lagi di roda belakang, bersama-sama menghasilkan tenaga 523 hp di BMW iX xDrive50  dan 326 hp di BMW iX xDrive40.

BMW i4

Dengan BMW i4, mobilitas full listrik sekarang tersedia untuk pertama kalinya dalam segmen premium. BMW i4 menggabungkan kesenangan berkendara bebas emisi dalam gaya yang sangat sporty dengan ruang yang luas dan kepraktisan Gran Coupe empat pintu. Teknologi BMW eDrive generasi kelima, BMW iDrive baru dan banyak pilihan sistem bantuan pengemudi menandai karakter progresifnya.

BMW i4 tersedia dalam dua varian model pada peluncurannya di IAA Mobility 2021, salah satunya adalah mobil BMW M pertama tanpa emisi CO2. BMW i4 M50 menggunakan motor listrik di roda depan dan belakang untuk menghasilkan tenaga 544 hp. 

Kenikmatan berkendara yang intens dan menarik memastikan varian ini sesuai sebagai karya BMW M GmbH yang berfokus pada performa. Juga tersedia varian kedua, BMW i4 eDrive40 dengan tenaga 340 hp dan penggerak roda belakang

Versi full-listrik dari BMW Seri 5 dan BMW X1 akan menyusul di tahun-tahun mendatang. Hal yang sama berlaku untuk BMW Seri 7 dan penerus MINI Countryman. Pada 2023, BMW Group akan memiliki setidaknya satu model full listrik di jalan, atau sekitar 90% dari segmen pasarnya saat ini. 

BMW i Vision Circular

Mobilitas ramah iklim tidak secara otomatis tercipta melalui peningkatan jumlah kendaraan listrik di jalan. Penggunaan bahan utama dan eksploitasi sumber daya yang berbahaya bagi lingkungan dan proses produksi juga harus diperhatikan. 

Sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk Sustainability, BMW Group bertujuan untuk tingkatkan secara signifikan persentase penggunaan bahan sekunder di kendaraannya. Rata-rata, kendaraan saat ini diproduksi menggunakan hampir 30 persen bahan daur ulang dan dapat digunakan kembali. Dengan pendekatan 'Secondary First', BMW Group berencana untuk meningkatkannya menjadi 50 persen.

Melalui BMW i Vision Circular, BMW Group hadirkan desain kendaraan yang sesuai dengan prinsip Circular Economy dan bertujuan untuk menciptakan kendaraan yang dioptimalkan untuk siklus material tertutup dan mencapai tingkat penggunaan 100% bahan daur ulang atau 100% dapat didaur ulang. Selain bahan baku berbasis bio dan bersertifikat, bahan yang telah melewati siklus hidup produk – yang disebut bahan sekunder – digunakan untuk tujuan ini. 

Prinsip ini juga berlaku untuk sistem penyimpanan energi: Baterai solid-state BMW i Vision Circular 100% dapat didaur ulang dan hampir seluruhnya terbuat dari bahan daur ulang. Pada saat yang sama, ia akan mencapai kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dengan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit. Circular Design didasarkan pada empat prinsip RE:THINK, RE:DUCE, RE:USE dan RE:CYCLE.

"BMW telah terapkan sirkularitas dalam konsep kendaraan sejak awal ketika merancang BMW i Vision Circular. Itulah mengapa kendaraan visioner ini penuh dengan ide-ide inovatif yang menggabungkan Sustainability dengan desain estetika inovatif dan inspiratif – kami menyebutnya pendekatan Circular Design," tutur Head of BMW Group Design Adrian van Hooydonk. (S-4)

BERITA TERKAIT