06 August 2021, 16:38 WIB

Tips Berhenti Aman saat Ban Pecah di Jalan


mediaindonesia.com | Otomotif

KETIKA ban mobil pecah umumnya pengendara secara spontan menginjak pedal rem. Menurut Auto2000, hal itu justru dapat membuat mobil akan mengalami perubahan arah yang drastis dan sulit dikendalikan. 

Keseimbangan mobil yang terganggu akibat pecah ban semakin tidak dapat diprediksi arahnya akibat perubahan gaya dan beban secara tiba-tiba akibat pengereman. Oleh karena itu, langkah yang tepat saat pecah ban adalah sebagai berikut.

Jangan Panik

Pecah ban merupakan kejadian yang berbahaya tapi masih bisa dikendalikan. Kata kuncinya adalah 'jangan panik'. Begitu panik, biasanya AutoFamily akan mengambil tindakan yang salah dan membuat mobil justru tidak bisa dikendalikan.

Hindari Pengereman Mendadak

Kejadian ini semakin krusial apabila terjadi di jalan tol dengan kecepatan relatif tinggi. Ketika rem diinjak, bobot mobil akan pindah ke depan dan setir akan menarik ke arah ban pecah. 

Fitur rem ABS tidak dapat memperbaiki situasi karena ban yang pecah sudah tidak memiliki grip ke aspal. Dalam situasi seperti ini, sulit bagi pengemudi untuk memprediksi arah gerak mobil. Bahkan mobil bisa terpelanting dan terbalik akibat pengereman terlalu keras.

Tahan Lurus Kemudi

Bila ban depan yang pecah, setir akan tertarik ke arah ban yang pecah. Pertahankan agar posisi setir tetap lurus ke depan dan jangan melakukan manuver yang membuat mobil tidak bisa dikendalikan, seperti membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terpelanting dan berpotensi terbalik.

Jangan Injak Pedal Kopling

Untuk mobil transmisi manual, jauhkan kaki kiri dari pedal kopling. Saat pedal kopling diinjak, mobil malah akan meluncur deras tidak terkendali karena tidak tertahan oleh beban putaran mesin.

Jangan Posisikan Gigi ke Netral

Efeknya sama dengan menginjak pedal kopling karena putaran ban tidak tertahan oleh putaran mesin. Untuk membantu mengurangi kecepatan dengan menurunkan posisi gigi. Jika sulit, cukup pertahankan arah kemudi supaya tetap lurus ke depan.

Lepaskan Injakan pada Pedal Gas

Lepaskan pedal gas dan biarkan kecepatan turun dengan sendirinya begitu terdeteksi ada ban mobil yang pecah, sehingga bisa fokus pada upaya mengendalikan arah mobil. 

Bila kecepatan sudah berkurang dan terkendali, arahkan kendaraan ke tepi jalan secara perlahan dan jangan lupa aktifkan lampu sein sambil memantau kondisi di belakang via kaca spion. Jika kecepatan sudah cukup lambat, arahkan mobil ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti akibat kehabisan momentum.

Pastikan Kondisi Mobil Selalu Prima

Risiko ban mobil pecah dapat dicegah jika AutoFamily rutin melakukan perawatan dan mengecek tekanan angin ban. Termasuk melakukan rotasi ban secara berkala agar setiap ban mengalami keausan telapak ban secara lebih merata dan proporsional. Jangan lupa spooring dan balancing agar seluruh perangkat kaki-kaki dalam kondisi prima.

Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara mengatakan, "Pengereman mendadak membuat pengemudi kesulitan mengendalikan mobil saat pecah ban. Oleh sebab itu, kuasai teknik mendasar dalam mengendalikan mobil yang pecah ban, termasuk memastikan kondisi ban dan seputar kaki-kaki selalu prima dengan menjalankan servis berkala." (S-4)

BERITA TERKAIT