02 August 2021, 18:48 WIB

Penyebab Ban Kempis dan Pencegahannya


RO | Otomotif

DILERr Toyota Auto2000 menyampaikan bahwa 'nyawa' pada ban adalah udara atau angin yang dimasukkan ke dalamnya untuk menjaga bentuk dan mempertahankan kinerja ban saat dikendarai. Tekanan udara pada ban wajib dijaga sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil supaya tidak bermasalah. Kuragnya udara pada ban membuat mobil terasa berat saat dikendalikan. 

Umumnya tekanan angin ban mobil akan berkurang dengan sendirinya seiring waktu. Terlebih saat jarang digunakan seperti saat parkir di rumah di masa PPKM. Berikut sebab ban kempis sendiri dan cara mudah mencegahnya.

Ban Mobil Memiliki Pori-Pori

Bahan dasar utama ban mobil adalah karet alami yang memiliki pori-pori sangat halus dan tidak kasat mata. Udara di area bertekanan tinggi akan selalu mengalir ke area yang tekanannya lebih rendah sehingga membuat udara di dalam ban dapat keluar lewat pori-pori ban. 

Suhu Lebih Dingin

Hukum fisika menyatakan bahwa di dalam ruang tertutup dan volume dijaga tetap, maka tekanan gas sebanding dengan suhu gas. Di dalam ban mobil, ketika suhu dingin maka akan menyebabkan tekanan udara ban ikut berkurang. Suhu dingin juga bisa membuat material karet mengalami pengerutan dimana terbentuk ruang kosong antara ban dengan pelek yang menyebabkan udara di dalam ban keluar dengan sendirinya.

Pentil Ban Rusak

Pentil atau katup ban memiliki fungsi sebagai penghubung antara alat pengisi udara dengan ban. Masalahnya, jarum pentil bisa mengalami kerusakan yang membuat udara dapat melewatinya. Pentil juga menempel pada pelek mobil sehingga karet pentil yang bersinggungan dengan pelek bisa robek dan membuat ban bocor. Apalagi jika ternyata lubang pelek sebagai dudukan pentil juga bermasalah seperti membentuk sudut tajam atau rusak karena karat.

Ban Mobil Bocor Halus

Ada kemungkinan ban mobil bocor halus sehingga udara keluar meskipun dalam jangka waktu yang lama. Seperti pada ban tubeless yang terlihat tidak bocor namun ternyata mengeluarkan angin karena ada benda asing menusuk telapak ban. Atau lepasnya tambalan pada ban dalam pada ban non-tubeless sehingga membuat udara bisa menyelinap keluar.

Pelek Mobil Rusak

Pelek mobil yang rusak pada dudukan ban membuat ban tidak mampu menempel rapat dengan pelek sehingga udara keluar. Penyebab pelek rusak antara lain karena mobil sering menghantam lubang di jalan dengan kecepatan tinggi. Timbulnya karat pada pelek besi atau non alloy juga dapat menjadi penyebab kebocoran.

Cara Mencegah Ban Kempis Sendiri

Melihat pentingnya tugas ban dan risiko kempis sendiri, pemilik mobil disarankan untuk mengecek tekanan angin ban setidaknya seminggu sekali. Tidak ada salahnya AutoFamily menyimpan alat pengukur tekanan ban sekaligus kompresor portabel untuk mengisinya dan memastikan tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan. Di waktu bersamaan, sempatkan pula untuk mengecek kondisi fisik ban, pentil, dan pelek dari potensi kebocoran atau masalah lainnya.

"Ban kempis merupakan masalah yang tidak ingin dialami oleh AutoFamily mengingat kerepotan waktu menggantinya, apalagi kalau terjadi di tengah jalan padat. Padahal ban mobil pasti kempis dan tidak ada cara lain untuk mencegahnya selain merawatnya secara rutin," terang Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, Sabtu (31/7). (S-4)

BERITA TERKAIT