28 June 2021, 20:59 WIB

AlpineF#1Status Tawarkan Sensasi Hi-Res Audio Gen III


mediaindonesia.com | Otomotif

Produsen Jepang spesialis audio Alpine bersama Audioworkshop Indonesia memperkenalkan sistem AlpineF#1Status, the pinnacle of car audio. AlpineF#1Status adalah sistem audio mobil premium lengkap yang mewujudkan visi Alpine 'Emotion in Mobility' dan mengubah ruang yang digunakan untuk transportasi menjadi lingkungan akustik yang unggul.

AlpineF#1Status menjadi yang pertama di industri audio mobil dunia, yang mampu memainkan audio resolusi tinggi 384kHz/32bit, sebuah ukuran yang tidak mampu disajikan melalui keping CD standar yang hanya mampu menjangkau maksimal 44,1kHz/16bit, atau hanya 1/17-nya dari yang dapat dihasilkan sistem pada AlpineF#1Status.

Untuk menciptakan reproduksi suara pada tingkatan ini sistem audio Hi-Res pada generasi ke 3 ini bekerja pada tiga parameter penting:
1. Sinkronisasi skala waktu transmisi sinyal audio (clock),
2. Kedatangan suara (time arrival - Time correction),
3. Rentang frekuensi nada khusus dari sistem speaker 4 way.

Oleh karena itu AlpineF#1Status tidak dijual terpisah, alias dijual dalam satu paket komplet yang terdiri dari: 1 unit Digital Audio Player DAP-7909, 1 unit Head Unit Commander HDS-7909, 1 unit Digital Audi Processor HDP-7909, 2 unit Power Amplifier Digital HDA-F900, plus 1 set speaker 4 Way HDZ-9000 yang terdiri dari sepasang tweeter HDZ-9000TW, sepasang midrange HDZ-9000MID, sepasang woofer HDZ-9000WF dan sebuah Subwoofer HDZ-9000SW.

"Ada berbagai macam material konus driver, seperti kertas, logam, plastik, yang masing-masing memiliki karakter dan warna suara yang khas," ungkap Punggawa Audioworkshop Wahyu Tanuwidjaja pada acara perkenalan rangkaian produk terbaru AlpineF#1Status yang digelar secara virtual, Senin (28/6).

Menurut Wahyu, Alpine telah memertimbangkan keakuratan suara pada AlpineF#1Status mulai dari hulu hingga hilir. Khusus bagian hilir yaitu speaker, seluruh material konus-nya dibuat menggunakan CFRP atau serat karbon yang diperkuat plastik dengan tujuan agar reproduksi suara yang dihasilkan memiliki karakter dan warna yang selaras dari mulai nada rendah hingga nada tinggi.

Wahyu juga menambahkan bahwa sesuai dengan namanya, sistem Hi-Res audio ini mampu mereproduksi nada yang sangat tinggi melebihi 20 Khz. Padahal menurut ilmu pengetahuan, batas frekuensi tertinggi yang mampu didengar oleh manusia adalah 20 Khz, sehingga ada anggapan hal ini sia-sia.

Sebagian besar manusia tidak sadar akan kemampuan telnganya yang unik. Memang benar manusia tidak bisa mendengarkan suara yang memiiki frekuensi di atas 20 Khz. Akan tetapi telinga manusia dapat merasakan sensasinya. 

Hal inilah yang membuat perbedaan saat kita mendengarkan musik secara langsung di depan mata, dibandingkan dengan mendengarkannya dari perangkat audio, bahkan dengan tata suara berkualitas. 

Sensasi inilah yang ingn dihadirkan melalui rangkaian produk AlpineF#1Status yang dijual secara sangat terbatas dalam sebuah paket lengkap dengan perkabelannya.

Untuk memiliki perangkat pamanja telinga ini, konsumen harus mengeluarkan kocek sebesar Rp460 juta++ yang menurut Wahyu cukup murah mengingat para penggemar audio di Indonesia yang tidak sungkan-sungkan membeli beberapa amplifier yang masing-masing bisa mencapai harga duaratus jutaan. (chadie)

BERITA TERKAIT