05 December 2020, 22:36 WIB

Mitsubishi Fuso dan Pembangunan Indonesia


mediaindonesia.com | Otomotif

Berbicara keberhasilan pembangunan Indonesia, tentu tidak bisa lepas dari peranan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), dengan produk berbagai kendaraan komersialnya. 

Memasuki era 70'an, saat itu Indonesia sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan fisik sebagai negara yang tengah berkembang. Hal ini tentu membutuhkan berbagai jenis kendaraan yang dapat mendukung roda pembangunan.

Sebuah sejarahpun dimulai saat Presiden Komisaris H Sjarnoebi Said dan Chujiro Fujino dari Mitsubishi Corporation Jepang menandatangani kerja sama pada 1970 yang menandai kehadiran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

Kehadiran KTB menjadi tonggak awal eksistensi Mitsubishi Fuso di Indonesia. Selain menyediakan produk-produk yang andal dengan Mitsubishi Colt Diesel dan Fuso, perusahaan ini juga sangat fleksibel dalam memenuhi beragam kebutuhan konsumen di Indonesia yang unik. 

Tidak heran jika truk berlogo tiga berlian ini mudah ditemui bahkan hingga di berbagai pelosok wilayah Indonesia untuk mendukung berbagai usaha, mulai dari pertambangan, perkebunan, pertanian, dan perdagangan. 

Bahkan untuk Colt Diesel yang akrab disebut dengan si 'Kepala Kuning' sudah menjadi truk favorit, hingga posisinya tidak pernah bisa tergoyahkan sebagai market leader kendaraan niaga ringan sejak pertama kali hadir di Indonesia.

Bahkan kendaraan ini berhasil mencatatkan rekor penjualan total lebih dari satu juta unit di Indonesia pada 2017 lalu yang dibukukan dalam rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Pencapaian ini merupakan rekor yang pertama dan satu-satunya, atas penjualan truk terbanyak yang pernah diraih dalam segmen kendaraan niaga ringan.

Sejak saat itu KTB berambisi agar si 'Kepala Kuning' bisa kembali memecahkan rekor berikutnya. Caranya, selain terus memperluas jaringan yang saat ini sudah mencapai 227 diler di seluruh wilayah Indonesia, KTB juga semakin konsisten dalam melakukan berbagai penyempurnaan baik dari sisi produk maupun dari sisi layanan purna jual.

Berbagai pelatihan digelar untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi para mekanik dan karyawan di diler resmi, dan menggelar berbagai kompetisi untuk memacu mereka dalam memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. 

KTB juga berupaya untuk selalu dekat dengan konsumen dan mitra bisnisnya, dengan konsisten menggelar beragam aktivitas gathering sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk mendapatkan banyak masukan sebagai modal utama dalam melakukan pengembangan dan inovasi produk dan layanan.

Bahkan di masa pandemi yang penuh tantangan tidak menyurutkan upaya KTB untuk tetap dekat dengan para konsumennya dengan cara yang lebih aman, yaitu melalui kegiatan virtual, seperti yang dilaksanakan pada Agustus 2020 lalu.

Menurut Head of PR & CSR Department KTB Dony Hermawan, Customer Gathering menjadi acara tahunan yang paling ditunggu-tunggu oleh pelanggan setia Mitsubishi Fuso. "Namun dengan adanya pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung terkait pandemi, maka KTB bersama dengan diler menyelenggarakannya secara daring dari rumah masing-masing,” ujarnya.

KTB juga konsisten dalam upaya untuk berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, lewat Fuso Vocational Education Program (FVEP). Salah satunya adalah dengan menggelar pelatihan otomotif kepada para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.  Melalui pelatihan ini diharapkan keahlian dan keterampilan para guru semakin mumpuni serta sesuai dengan perkembangan industri, sehingga para guru dapat membekali siswa/siswi dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai. (S-4)

BERITA TERKAIT