15 August 2022, 23:15 WIB

Politik Gagasan di Tengah Kepungan Politik Catwalk


Hasan Nasbi A, Founder Cyrus Network |

KOALISI Indonesia Bersatu (KIB) meluncurkan visi misi dan program kerja bersama. Itu adalah sebuah kemajuan. Selama ini koalisi kita dibentuk di detik-detik akhir tanpa punya kesempatan untuk merumuskan visi misi dan program kerja bersama. 

Ikatan mereka selama ini hanya selembar kertas berupa memorandum of understanding (MoU) beberapa jam atau beberapa hari menjelang pendaftaran. Atau ikatan karena mendukung calon populer tertentu. Kali ini kita bisa melihat partai politik mau berbenah dan bergerak maju seperti partai politik di negara modern.

Kesepakatan mereka bukan sekadar figur atau selembar kertas kerja sama, melainkan kesamaan pandangan dan program kerja yang dituangkan tertulis sehingga bisa juga dievaluasi juga oleh masyarakat luas. Yang dilakukan KIB ini adalah politik gagasan dan memang tidak populer. Atau paling tidak belum populer di Indonesia di tengah hasrat tokoh-tokoh politik untuk menjadi populer dengan cara remeh-temeh dan tidak ada hubungannya dengan kepemimpinan.

Namun masyarakat harus mendukung terobosan ini. Sebab hal tersebut yang akan menjadi ikatan antara masyarakat, partai politik, dan calon presiden mereka. Ini yang akan dikoreksi dan dipertengkarkan di publik 1,5 tahun mendatang. Bukan lagi pertengkaran identitas dan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan kemajuan bangsa yang malah merusak kerukunan bangsa.

Politik gagasan ini diharapkan menggeser politik lenggak lenggok atau politik catwalk. Sebab kita harus mencari pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan, bukan sekadar pemimpin yang memenuhi dahaga publik untuk mendapatkan hiburan.

BERITA TERKAIT