19 April 2023, 07:44 WIB

FIA Tolak Banding Ferrari atas Penalti Sainz di GP Australia


Basuki Eka Purnama |

OTORITAS Formula 1, FIA, menolak banding Ferrari atas penalti yang diberikan kepada Carlos Sainz di akhir GP Australia, 2 April lalu.

"Tidak ada unsur baru yang signifikan dan relevan yang tidak tersedia bagi para pihak yang meminta peninjauan kembali pada saat keputusan terkait. Oleh karena itu, permohonan ditolak," kata FIA, dikutip dari laman resmi F1, Rabu (19/4).

Sainz terkena penalti waktu lima detik karena bersenggolan dengan pembalap Aston Martin Fernando Alonso selama restart terakhir di balapan. Penalti itu menjatuhkan posisi Sainz dari urutan keempat ke urutan ke-12.

Baca juga: Sidang Soal Penalti Sainz di GP Australia akan Digelar Hari Ini

Kekecewaan dan kemarahan Sainz pun tidak terbendung usai GP Australia, menyatakan bahwa itu adalah 'Penalti yang paling tidak adil sepanjang hidupnya'.

Seminggu setelah balapan, Bos Tim Ferrari Frederic Vasseur mengonfirmasi tim Italia itu telah mengajukan petisi untuk hak peninjauan kembali, dengan harapan penalti dibatalkan.

Alasan regulator menolak banding itu, lanjut FIA, adalah adanya pertimbangan fakta bahwa tabrakan itu terjadi di tikungan pertama pada lap pertama restart, ketika, berdasarkan konvensi, steward biasanya akan mengambil pandangan insiden yang lebih lunak.

Baca juga: Ferrari Perlu Persiapan Matang Jelang GP Azerbaijan

"Namun, kami memutuskan terlepas dari itu, hal tersebut setara dengan insiden lap pertama, kami menganggap ada celah yang cukup bagi Sainz untuk mengambil langkah menghindari tabrakan dan gagal melakukannya. Oleh karena itu kami memberlakukan penalti waktu 5 detik," jelas FIA.

Ferrari pun telah meminta steward untuk mempertimbangkan kembali putusan mereka dengan mempertimbangkan data telemetri dari mobil Sainz, ditambah pernyataan saksi yang diberikan Sainz dan Alonso.

FIA, bagaimanapun, mengatakan bahwa mereka tidak mempertimbangkan kembali banding Ferrari atas dasar keputusan mereka dibuat selama balapan.

"Tidak perlu bagi kami untuk mendengar dari Sainz atau mendengar dari pengemudi lain untuk memutuskan bahwa dia sepenuhnya bersalah atas tabrakan tersebut," tegas FIA.

Di sisi lain, Ferrari, dalam keterangan resmi mereka, mengakui keputusan FIA untuk tidak memberi tim hak peninjauan sehubungan dengan penalti yang dijatuhkan pada Sainz.

"Bagaimanapun kami menghormati proses dan keputusan FIA. Kami sekarang menantikan untuk mengadakan diskusi yang lebih luas dengan FIA, F1 dan semua tim, dengan tujuan untuk lebih meningkatkan pengawasan olahraga kami, untuk memastikan tingkat keadilan dan konsistensi tertinggi yang pantas didapatkan oleh olahraga kita," pungkas Ferrari. (Ant/Z-1)

BERITA TERKAIT