27 November 2022, 13:25 WIB

Pesan Ganjar Pranowo untuk Para Santri Saat Penutupan Pospenas ke-9 di Solo


Widjajadi |

GUBERNUR Jateng Ganjar Pranowo menegaskan, perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke-9 di Solo, yang memunculkan Jawa Barat sebagai juara 1, selain menjadi ajang silaturahmi juga menjadi wadah bakat dan talenta para santri.

Hal tersebut menjadi pesan dan harapan Ganjar ketika menutup Pospenas ke-9 di halamaan Balaikota Solo, Sabtu malam (26/11). Dalam gelaran olahraga dan seni antar santri se-Indonesia itu, Jawa Barat keluar sebagai juara pertama meraih 17 medali, dengan rincian 11 emas, 5 perak dan 1 perunggu.

Santri pesantren di Jawa Tengah keluar sebagai kiara dua dengan 8 emas, 4 perak dan 5 perunggu (17 medali) dan juara ketiga ditempati Jawa Timur yang memperoleh 4 emas, 8 perak dan 5 perunggu (17 medali.

Pesan Ganjar, kontingen atlet yang menjadi juara agar menghormati kontingen yang belum juara. Sedang kontingen yang belum juara diharapkan tidak patah semangat dan justru termotivasi untuk terus berlatih.

Dia mengingatkan, yang juara tidak perlu merasa jumawa, yang kalah tidak harus merasa bersalah dan bersedih karena masih ada kesempatan berikutnya kita bisa berlatih, bertanding. Mari kawan-kawan Jawa Barat yang juara, kita beri tepuk tangan," ajak Ganjar.
 
Di hadapan para santri atlet, Ganjar menyatakan bahwa siapapun mampu dan berhak menjadi juara dengan menyalurkan seluruh talenta yang ada, tak terkecuali para santri. Ganjar menyebut, santri tak harus selalu bergelut di ranah keagamaan, tetapi juga kesenian, sosial, kesehatan hingga olahraga.

Hal itu bertujuan agar para santri yang memiliki bakat dan talenta berkualitas, untuk mengasah kemampuannya lebih tajam lagi agar mampu membanggakan pesantren tempatnya menempuh pendidikannya, daerahnya bahkan mengharumkan bangsa Indonesia.

Sehingga dengan adanya Pospenas ke-9, diharapkan menjadi wadah bagi para santri tidak hanya untuk silaturahmi saja, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan talenta yang dimiliki para santri.

"Tentu saja ini menjadi ajang silaturahmi para santri dan kemudian bisa berbagi pengalaman, pengetahuan, keterampilan dalam olahraga. Mudah-mudahan dari seluruh talenta yang ada, nanti tidak hanya di Pospenas, tapi akan keluar dari kandang Pospenas, jadi atlet PON, atlet ASEAN Games, Sea Games sampai Olimpiade," ucap Ganjar.

Sebagai informasi, Pospenas ke-9 diikuti oleh seluruh kontingen atlet santri dari 34 provinsi se-Indonesia. Pospenas dilangsungkan selama empat hari berturut-turut pada 23-26 November 2022. (OL-13)

Baca Juga: Manfaat Sit Up dan Gerakan Teknik Dasar yang Benar

 
 

 

BERITA TERKAIT