12 October 2022, 23:28 WIB

Deontay Wilder Ingin Hadapi Anthony Joshua Di Afrika


Widhoroso |

PETINJU kelas berat asaal Amerika Serikat, Deontay Wilder menyatakan pertarungan dirinya dengan petinju Inggris, Anthony Joshua, tetap menjadi pertarungan nomor satu yang dinantikan. Wilder ingin menghadapi Joshua dalam pertarungan yang digelar di Benua Afrika.

"Saya akan senang melakukan pertarungan itu (melawan Joshua) di Afrika. Ini masih menjadi pertarungan nomor satu di dunia untuk semua orang. Ke mana pun saya pergi, orang selalu membicarakan saya versus Joshua," ungkap petinju berusia 36 tahun itu.

Sepanjang sejarah, ada beberapa pertarungan klasik tinju kelas berat dunia yang digelar di Afrika. Yang paling terkenal adalah pertarungan antara Muhammad Ali dan George Foreman di Kinshasa pada 1974.

"Kami berdua memiliki akar dari sana (Afrika). Saya pikir itu akan menjadi tempat yang luar biasa untuk kembali ke rumah," ungkap Wilder.

"Saya bisa melihat itu akan menjadi pertarungan yang luar biasa, menang, kalah, atau seri. Saya pikir kita akan mendapatkan rasa hormat dan cinta dari semua orang di sana," petinju yang memiliki rekor 42 menang, 2 kalah, sekali seri tersebut.

Wilder telah absen dari ring tinju selama setahun. Mantan juara dunia kelas berat WBC tersebut akan kembali naik ring akhir pekan ini melawan Robert Helenius di New York, AS.

Wilder sebelumnya sempat menyatakan pensiun setelah kalah dua kali secara beruntun dari Tyson Fury pada 22 Februari 2020 dan 9 Oktober 2021. Usai kalah dari Fury tahun lalu, Wilder istirahat panjang.

Sepanjang kariernya, Wilder belum pernah bertemu dengan Joshua. Pertarungan kedua petinju sempat akan terwujud pada 2019 dan 2020 saat keduanya masih memegang sabuk juara dunia.

Saat itu, Wilder merupakan juara dunia kelas WBC sementara Joshua juara WBA (Super), WBO, dan IBF. Namun pertarungan tersebut gagal terlaksana karena berbagai hal. (BBC/OL-15)

BERITA TERKAIT