28 September 2022, 18:22 WIB

One Fight Night 2 Janjikan Lahirnya Sejarah Baru


Budi Ernanto |

ONE Championship (One) akan kembali menampilkan deretan aksi seni bela diri spektakuler lewat One Fight Night 2: Xiong vs Lee III pada Sabtu (1/10) pagi. Ajang itu akan disiarkan secara langsung dari Singapore Indoor Stadium, Singapura dan menyajikan tiga laga kejuaraan dunia dalam tiga cabang olahraga berbeda.

Sesuai namanya, The Home of Martial Arts juga menjadi rumah bagi seniman bela diri terbaik untuk unjuk kemampuan serta mentalitas bertanding seorang juara.

Terdapat 10 laga yang akan tersaji dan setiap laga bisa berimplikasi besar pada peta persaingan selanjutnya di divisi dan disiplin olahraga masing-masing. Sesi timbang badan, faceoff, serta konferensi pers berlangsung pada Rabu (28/9) dan bisa disaksikan lewat tautan youtube.com/ONEChampionship.

Dalam keterangan resminya, One mengatakan One Fight Night 2 akan menjadi jawaban dari laga trilogi akbar MMA wanita. Di puncak laga, Xiong Jing Nan dan Angela Lee akan bertemu. Duel mereka akan menjawab siapa yang terbaik. Mereka berada dalam jajaran petarung elite yang telah mencatatkan berbagai sejarah selama satu dekade terakhir. 

Lee adalah juara dunia One Women’s Atomweight, sedangkan Jing Nan merupakan juara dunia One Women’s Strawweight. Mereka telah bertemu dua kali dan dalam laga mendatang, gelar milik Jing Nan yang akan dipertaruhkan.

Dengan skor satu sama, keduanya akan membuktikan diri siapa bintang MMA wanita terbaik. Rivalitas mereka telah terbangun sejak lama dan mereka kerap saling sindir di media sosial. Dengan latar belakang seni bela diri yang berbeda, laga trilogi mereka sangat wajib untuk dinantikan.

Kemudian dalam One Fight Night 2 juga akan menampilkan Superbon Singha Mawwyn yang namanya tengah bersinar berkat berkat deretan kemenangan yang ia raih atas nama-nama besar dalam dunia baku hantam. Pada akhir pekan ini, ia akan mendapat tantangan dari Tayfun Ozcan.

Baca juga: Kesehatan Mental Adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak

Sebelum laga di Singapura, Superbon telah mengalahkan Giorgio Petrosyan, Marat Grigorian, dan Sitthichai Sitsongpeenong di One yang membuat namanya semakin sulit untuk ditandingi. Namun, Ozcan memiliki modal untuk menghentikan kemenangan beruntun sang atlet Thailand itu. 

Ozcan punya stamina serta gaya bertahan yang bisa merepotkan lawan. Serangan baliknya pun bisa menjadi senjata utama untuk melengserkan Superbon. Di sisi lain, Superbon memiliki berbagai senjata berbahaya termasuk tendangan tinggi seperti saat membuat Petrosyan terbujur kaku. 

"One Fight Night 2 juga akan mencetak sejarah karena menjadi saksi lahirnya juara dunia perdana One Championship dalam disiplin submission grappling," kata One dalam keterangannya.

"Mikey Musumeci akan menghadapi Cleber Sousa akan saling membelit untuk memperebutkan sabuk ONE Flyweight Submission Grappling. Keduanya telah bertemu dua kali di dua ajang grappling internasional dengan masing-masing mengantongi satu kemenangan," imbuh One.

Selain tiga laga Kejuaraan Dunia, One Fight Night 2 juga akan melahirkan calon penantang baru untuk sabuk emas One Women's Atomweight lewat laga Stamp Fairtex kontra Jihin Radzuan. Pemenang dari laga ini bisa mendapat kesempatan menantang Lee di masa mendatang.

Baik Jihin dan Stamp memiliki berbagai kemiripan. Keduanya masih berusia 24 tahun yang punya masa depan cerah dalam MMA. Selain itu, mereka juga sama-sama telah mengumpulkan delapan kemenangan. 

"Satu hal yang membedakan mungkin adalah gaya bertanding mereka. Meski berlatar belakang wushu, Jihin memiliki kemampuan ground ciamik. Sementara itu, Stamp berada pada spektrum yang berbeda karena ia lebih banyak mengandalkan pukulan, sikutan, serta tendangan ala Muay Thai," jelas One.

"Selain itu, penentuan kontender divisi featherweight MMA juga akan terjadi saat Martin Nguyen berhadapan dengan Ilya Freymanov. Pemenangan dari laga ini berpotensi menjadi penantang berikutnya bagi Tang Kai, sang penguasa baru takhta featherweight setelah mengalahkan Thanh Le," tutupnya. (R-3)

BERITA TERKAIT