27 September 2022, 06:07 WIB

Kejuaraan Dunia Panjat Tebing seri Jakarta Bakal Jadi Standard Gelaran dii Negara Lain


Rifaldi Putra Irianto |

KETUA Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengklaim gelaran Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta merupakan yang terbaik di dunia. Hal itu diungkapkan Yenny berdasarkan hasil obrolannya bersama Presiden Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) Marco Maria Scolaris.

"Kata mereka (IFSC), penyelenggaraan Kejuaraan Dunia di Jakarta adalah salah satu yang paling hebat dari seluruh kejuaraan dunia panjat tebing," ucap Yenny dalam penutupan gelaran Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta, Senin (26/9) malam.

"Jadi menurut IFSC, ini adalah salah satu kejuaraan yang paling sukses. Buat mereka, Kejuaraan Dunia seri Jakarta akan menjadi standard penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Internasional," imbuhnya.

Baca juga: KOI Sebut Hasil di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Jadi Modal Indonesia di Olimpiade 2024

Lebih lanjut, Yenny mengaku bangga dengan kesuksesan gelaran Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta. Selain sukses penyelenggaraan, anak dari Presiden RI Abdurrahman Wahid itu mengatakan banyak sejarah tercatat sepanjang berlangsungnya kegiatan ini.

"Dalam beberapa hari ini banyak sekali hal-hal bersejarah terjadi, pertama adalah bahwa Indonesia menjadi tuan rumah pertama kali kejuaraan dunia. Lalu kemudian atlet-atlet Indonesia menjadi atlet-atlet yang berpartisipasi, kita berhasil jadi pemenang katagori speed dengan merebut juara pertama dan kedua," tutur Yenny.

"Kemudian untuk Juara Dunia seri speed musim 2022 kita dapat juga, dan hari ini dalam nomor lead atlet kita untuk pertama kalinya nembus babak final. Ini penantian panjang sekali," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyebut penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta ini melahirkan asa besar bagi olahraga Indonesia. Kedigdayaan yang ditunjukkan atlet-atlet Indonesia membuka jalan sukses bagi Merah Putih di Olimpiade Paris 2024.

"Saya melihat apa yang diukir atlet-atlet Indonesia di IFSC Climbing World Cup 2022 Jakarta luar biasa. Ini bekal positif kita untuk Olimpiade Paris 2024. Ini sejarah pertama sport climber kita masuk final lead putra di world cup dan kedigdayaan kita terjaga dengan tampilnya all-Indonesian Finals di speed putra,” kata Okto.

Okto menilai ini merupakan tanda positif karena atlet Indonesia memiliki banyak amunisi di nomor speed. Okto berharap Indonesia tak sekedar lolos kualifikasi Olimpiade Paris saja, terapi juga mendapat kuota maksimal tampil untuk 2024.

Kualifikasi sport climbing akan dimulai 2023. Disiplin speed merupakan nomor baru yang dipertandingkan di Olimpiade Paris. Di Olimpiade Tokyo 2021, sport climbing hanya memainkan nomor combined atau kombinasi perpaduan lead, speed, dan bouldering.

“Kuota sport climbing disiplin speed untuk Olimpiade Paris itu hanya 28 atlet putra dan putri, termasuk dua kuota untuk tuan rumah. Jadi ada 26 kuota putra dan putri dan setiap NOC maksimal mengirim perwakilan 2 putra dan 2 putri. Jadi saya berharap Indonesia meraih kuota maksimal di Olimpiade Paris," tukasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT