22 September 2022, 11:15 WIB

Sarver Putuskan Jual Phoenix Suns


Basuki Eka Purnama |

PEMILIK Phoenix Suns Robert Sarver, yang didenda sebesar US$10 juta dan dilarang mengikuti aktivitas bola basket selama satu tahun karena melontarkan pernyataan rasis dan misoginis di lingkungan kerja, Rabu (21/9), mengatakan akan menjual klub NBA tersebut.

Setelah NBA menjatuhkan hukuman itu, pekan lalu, Ketua Asosiasi Pemain NBA Tamika Tremaglio meminta agar Sarver diskors seumur hidup dan bintang NBA, LeBron James dan Chris Paul, menyebut hukuman itu kurang berat.

Sponsor utama Suns, Paypal, mengatakan mereka tidak akan memperbaharui kerja sama dengan klub NBA selama Sarver masih menjabat sementara Wakil Ketua Suns Jahm Najafi meminta Sarver segera mengundurkan diri.

Baca juga: LeBron James dan Chris Paul Kecam NBA karena Dinilai tidak Hukum Berat Sarver

"Di lingkungan yang tanpa maaf saat ini, sangat jelas bahwa apa pun hal baik yang telah saya lakukan atau bisa saya lakukan tidak ada artinya ketimbang kesalahan yang saya lakukan di masa lalu," kata Sarver.

"Karenanya, saat ini, saya memulai proses mencari pembeli untuk Suns dan Mercury (klub WNBA)," lanjutnya.

Komisioner NBA Adam Silver menyambut baik keputusan Sarver itu.

"Saya sangat mendukung keputusan Robert Sarver untuk menjual Phoenix Suns dan Mercury. Ini adalah keputusan yang tepat bagi organisasi dan komunitas," ungkap Silver.

Silver mengaku saat hukuman itu dijatuhkan, dirinya tidak merasa pelanggaran yang dilakukan Sarver tidak berada pada level bahwa NBA harus memaksa Sarver menjual Suns, sama seperti yang NBA lakukan terhadap mantan pemilik Los Angelesk Clippers Donald Sterling karena pernyataan rasis yang dilontarkannya. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT