18 August 2022, 20:23 WIB

So Yeon Ryu Unggul di Putaran Pertama Simone Asia Pacific


Dhika Kusuma Winata |

TURNAMEN golf putri Simone Asia Pacific Cup mulai bergulir di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, pada Kamis (18/8) ini. Pegolf Korea Selatan, So Yeon Ryu, menduduki puncak klasemen di putaran pertama.

Juara tiga kali tur LPGA itu berhasil menguasai klasemen di hari pertama, setelah membukukan 65 pukulan atau tujuh di bawah par. So Yeon Ryu turut mencatatkan birdie tujuh kali di hole 1, 3, 4, 7, 9, 13 dan 18.

"Saya sangat terbantu oleh caddy dalam membaca green. Saya coba memahami green di sini dan akhirnya bisa bermain dengan yakin," tutur Ryu.

Baca juga: Pegolf Putri Indonesia Siap Tampil di Simone Asia Pacific Cup 2022

Di bawahnya, ada pegolf Filipina, yakni Princess Mary Superal, yang terpaut hanya satu pukulan. Pegolf Selandia Baru, Lydia Ko, juga berada di posisi T2 bersama Princess Mary Superal, mencatatkan skor enam di bawah par.

Lydia Ko, yang menjadi favorit di turnamen ini, turut mencetak satu eagle di hole 18 dan empat birdie di hole 4,10, 12 dan 17. Pegolf Korea Selatan lainnya, Bomee Lee, menyusul di urutan keempat dengan lima di bawah par. 

Adapun Patcharajutar Kongkraphan dari Thailand dan Kokona Sakurai dari Jepang, sama-sama menempati posisi kelima dengan skor dua di bawah par. Wakil Indonesia yang mencatatkan pukulan terbaik di putaran pertama, yakni Patricia Sinolungan. Dia berada di peringkat ketujuh dengan 71 pukulan atau satu di bawah par.

Baca juga: Raducanu: Terus Fokus jadi kunci Kalahkan Azarenka

Patricia yang berstatus pegolf amatir di turnamen ini, menempati posisi T7 bersama dua pegolf profesional, yakni Maria Shinohara (Jepang) dan You Min Hwang (Korea Selatan). Adapun Patricia mencetak lima birdie namun juga membuat empat kali bogey.

"Start permainan tadi pagi cukup solid. First three hole bisa main dua under, first nine finish dua under. Putting-nya hari ini cukup bagus dan  banyak dapat peluang birdie, tapi di sembilan hole terakhir cukup menantang," ungkap Patricia.

Meski bukan berstatus profesional dan harus bersaing dengan sejumlah pegolf top dunia, Patricia mengaku bangga bisa mewakili pegolf amatir.(OL-11)

BERITA TERKAIT