22 July 2022, 21:52 WIB

Siap Cetak Atlet Berbakat, The Jakarta Masters 2022 Kembali Digelar


mediaindonesia.com |

SETELAH hampir dua tahun lebih vakum karena pandemi covid-19, event berkuda nasional The Jakarta Masters 2022 kembali digelar pada tahun ini. 

Event tahunan yang dilaksanakan bertempat di Arthayasa Stable Depok, Jawa Barat, itu akan dilaksanakan empat hari pada 28-31 Juli 2022.

Founder The Jakarta Masters sekaligus Owner ZZ Stable, Rohalia Kharisma Zein, mengatakan pihaknya terus melakukan persiapan dan diharapkan The Jakarta Masters bisa terlaksana dengan baik.

"Alhamdulillah persiapan sampai detik ini sudah 98 persen. Agak deg-degan juga sih karena sudah dua tahun vakum karena pandemi. Tapi alhamdulilah dengan pandemi semakin membaik kami bisa kembali menyelenggarakan The Jakarta Masters ini," ujar Rohalia Kharisma Zein, Jumat (22/7), kepada awak media.

Ia menyebutkan pihaknya kali ini melaksanakan di Arthayasa Stable dan tidak kembali dilaksanakan di Jakarta International Equestrian Park (JIEP), Pulomas Rawamangun, Jakarta Timur agar atlet bisa merasakan berbagai venue berbeda.

Baca juga: Piala Asia FIBA: Australia Dikepung Tiga Penantang Gelar

"Kita adakan di stable ini karena kalau di tempat lain partisipasi dan kuda bisa merasakan feel nya beda di tempat lain. Jadi untuk meningkatkan skill adaptasi mereka," jelas Rohalia.

Wanita yang akrab dipanggil 'emak Rohali' tersebut menyebutkan dalam perhelatan The Jakarta Masters 2022 ini minimal sudah ada 200 kuda beserta atletnya yang akan berlaga.

"Peserta nya itu sampai saat ini sudah lebih dari 200, dari berbagai wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, bahkan dari Lampung dan Sumatera juga ada selain DKI Jakarta dan sekitarnya," kata Rohalia.

Lebih lanjut ia menyebutkan nantinya pelaksanaan kategori lomba akan terdiri dari dua jenis yakni dressage dan jumping.

Ia berharap dengan semakin banyaknya even berkuda di berbagai daerah di tanah air dapat membuat kegiatan olahraga berkuda semakin familiar di tengah masyarakat Indonesia.

"Orang-orang kadang berpikir kalau olah raga ini masih kaku dan minim peminat karena harga kuda dan perawatannya saja sudah mahal," katanya.

"Seharusnya tidak perlu atlet berkuda memiliki kuda, karena banyak stable umum yang menawarkan lesson untuk berkuda. Jadi tidak perlu punya kuda. Bisa menggunakan kuda-kuda dari stable tersebut," terang Rohalia.

Dalam event selama empat hari di Depok tersebut kata Rohalia murni dilaksanakan dari ZZ Stable, Aragon Stable, Arthayasa Stable dan juga ada dukungan dari Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi).

"Untuk tahun ini hadiahnya ada motor listrik, televisi 42 inch dan 32 inch, ada sepeda lipat, ada yang kasih sponsor dari sejumlah stable," lanjutnya.

Meskipun nantinya pertandingan terbuka untuk umum dan gratis, pihak panitia tentunya akan mengingatkan masyarakat umum yang menonton untuk mematuhi protokol kesehatan. 

"Dan memang kita kemas family friendly ada food truck, ada bazar kecil juga, jadi bukan cuma komunitas berkuda saja yang menikmati, kita undang masyarakat umum yang ingin tahu event berkuda," ucap Rohalia.

Event The Jakarta Masters 2022 tersebut akan diselenggarakan dari 28 - 31 Juli 2022 dimulai dari pukul 08.00 WIB.

"Harapan saya ini dapat menjadi wadah atlet berkuda Indonesia terutama equestrian, mereka dapat berlatih meningkatkan skill nya dan mengundang masyarakat lain yang belum mengenal, sehingga dapat lebih tertarik melaksanakan olahraga berkuda," pungkas Rohalia Kharisma Zein. 

Sementara itu, Owner Aragon Stable, Eddy Saddak menyebutkan selama sudah dua tahun karena pandemi tidak ada akhirnya The Jakarta Masters bisa kembali diselenggarakan.

"Jakarta Masters ini yang ditunggu-tunggu komunitas berkuda, jadi tentunya ramai, ada 200 kuda lebih, maka persiapan harus matang benar. Tapi dengan dukungan banyak pihak dan mereka sudah terbiasa membuat event seperti ini, di Parongpong sampai entry nya 700 lebih," kata Eddy Saddak.

Baca juga: Piala Asia FIBA: Australia Dikepung Tiga Penantang Gelar

Mantan Ketua PP Pordasi tersebut menyebutkan dirinya berharap agar penyelenggaraan The Jakarta Masters 2022 bisa terlaksana dengan baik.

"Mudah-mudahan sukses, saya bersyukur sekali karena ada dressage juga ada jumping juga, dan dari mulai children, junior, U-21, yang senior itu semua ada di pertandingan, sehingga untuk pembinaan itu sangat baik," terang Eddy.

Eddy menyebutkan di kelas atas ini semua atlet harus mulai konsentrasi sekarang, karena Asian Games tahun depan (2023) sudah dekat.

"Jadi Alhamdulillah juga untuk kita bersyukur mundur satu tahun karena persiapan selama pandemi mungkin kita agak kurang. Mudah-mudahan satu tahun ini bisa dikejar sehingga saat Asian Games bisa lebih baik daripada Asian Games 2018," lanjutnya.

Ia berharap para atlet yang mengikuti event The Jakarta Masters 2022 dapat berbicara banyak di kompetisi sejenis dalam Asian Games 2023 dengan mendapatkan mendali.

"Mendali-nya apa saya rasa paling enggak sama setahun setelah Asian Games 2018 kita mendapatkan perbaikan dengan memperoleh dua perunggu di Asian Continental," kata dia.

Pasalnya ia melihat lawan yang dihadapi  sebetulnya sama juga dengan di kompetisi internasional sebelumnya. 

"Kalau kita persiapkan dengan baik sebenarnya bisa, dan fokus gitu. Kalau kita mau tanding kelas atas harus betul-betul fokus, dan memang harus ada orang yang bertanggung jawab dalam itu dan dilakukan event minimal setahun sekali," jelasnya.

"Kita harus banyak belajar dari kekurangan di 2018, mudah-mudahan equestrian ini kita di Asia bisa belajar," ucap Eddy dengan optimis.

Ia menyebutkan saat perhelatan The Jakarta Masters 2022 ini tetap mengikuti protokol kesehatan dijalankan sesuai dengan aturan pemerintah.

"Insyaallah sekarang semua sudah terkendali dan berharap agar lebih lancar. Event dalam waktu dekat di Parongpong minggu depannya, setelah itu ada juga event lainnya. Saya juga sering berlatih kuda kedepannya," tutur Eddy.

Untuk membina atlet secara berkelanjutan kata Eddy harus ada pertandingan yang sifatnya reguler, dan mudah setelah pandemi Covid-19 berakhir lebih banyak lagi pertandingannya. 

Dan ia melihat sekarang bukan hanya di Jabodetabek dan Bandung. Kalau sekarang sudah sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Timur mereka punya event bagus-bagus, dan ternyata peserta nya pun banyak. 

"Jadi mudah-mudahan semakin banyak yang dibina, kemungkinan kita mendapatkan atlet yang baik di masa yang akan datang semakin besar," ujarnya.

"Kita harus bersyukur, kita harus sering mengadakan event dan menggunakan berbagai sarana," kata Eddy.

Event berkuda juga ada Surabaya, di Jawa Tengah, di Jakarta kadang di Pulomas, Arthayasa, Pegasus, dan APM juga.

"Jadi pengalaman lebih, karena kelakuan kuda beda tempat beda respon, jadi atlet lebih bisa beradaptasi, terutama yang muda-muda," pungkasnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT