11 July 2022, 09:55 WIB

Timnas Bola Basket Putri Cetak Sejarah Di FIBA 3x3 Asia Cup 2022


Rifaldi Putra Irianto |

TIM nasional (Timnas) Bola basket 3x3 Putri Indonesia sukses mencetak sejarah, dengan menempati peringkat ketiga dalam kejuaraan FIBA 3x3 Asia Cup 2022. Hasil itu diraih Kimberley Pierre Louis, Dyah Lestari, Agustin Gradita Retong, dan Adelaide Calista Wongsohardjo usai mengalahkan Jepang 21-17 pada pertandingan perebutan peringkat ketiga di Central Singapura, Minggu (10/7) malam.

Sukses ini menjadi bukti ketangguhan Indonesia di wilayah Asia, kemenangan atas Jepang ini juga menjadi revans sempurna bagi Indonesia setelah pada babak 12 besar kalah 15-17.

"Puji syukur kepada Yang Maha Kuasa. Kita bisa mencetak sejarah bagi Indonesia. Semua ini juga berkat para pelatih dan pemain yang tidak pernah berhenti bekerja keras, tidak pernah mengeluh dalam kondisi apa pun. Kita semua masyarakat bola basket Indonesia wajib bangga kepada wanita-wanita luar biasa ini yang selalu rendah hati meski dengan segala kemampuan mereka yang luar biasa," jelas Penanggung Jawab Timnas Bolabasket 3x3, Putri Christopher Tanuwidjaja, dalam keterangannya, Senin (11/7).

Pelatih Timnas Bolabasket 3x3 Putri July Wong mengaku bangga dengan capaian ini. Pasalnya, untuk dapat mencetak sejarah ini perjalanan tidak mudah harus diarungi Timnas Indonesia, termasuk mengalahkan tim kuat seperlti Korea Selatan di fase awal.

Lanjut July, capaian ini juga didapat berkat para pemain yang gigih bertarung. Mereka tetap fight siapapun lawan yang dihadapi meski awalnya sempat kepikiran karena di fase awal Timnas berada dalam satu grup dengan Korea Selatan dan Iran. Namun Iran belakangan membatalkan keikutsertaan di turnamen ini.

"Kami sangat bangga bisa mengakhiri FIBA 3x3 Asia Cup 2022 dengan menempati peringkat ketiga. Ini capaian yang luar biasa bagi Indonesia di kategori 3x3 Putri karena baru kali pertama finish di urutan tiga Asia," jelas July Wong, pelatih Timnas Bolabasket 3x3 Putri.

"Berkat semangat nothing to lose dari anak-anak, semua rintangan bisa diatasi. Bahkan Korea yang sempat kami perhitungkan bisa kami kalahkan. Kemenangan atas Korea membuat kami lebih percaya diri sehingga kalah tipis 15-17 melawan Jepang pada babak 12 besar dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan saat perebutan peringkat ketiga melawan tim yang sama," ujarnya.

Terkait strategi, July menyebut tidak ada yang istimewa. Dia hanya  memaksimalkan jeda satu hari di setiap selesai pertandingan untuk membaca kekuatan lawan. Ini karena saat datang ke Singapura referensi terkait kekuatan lawan masih belum banyak.

"Kami beruntung jadwal di sini bagus. Sehari main, sehari off. Ini bisa memberikan waktu untuk memikirkan strategi next game dengan melihat langsung pertandingan lawan. Cara itu sukses mengantarkan kami berada di posisi saat ini," jelasnya. (Perbasi/OL-13)

Baca Juga: Tiga Peraih Podium GP Austria Didenda Rp150 juta

BERITA TERKAIT