07 July 2022, 05:17 WIB

Atasi Cedera, Nadal Kalahkan Frtiz di Perempat Final Wimbledon


Rifaldi Putra Irianto |

RAFAEL Nadal mengatasi cedera untuk mengalahkan Taylor Fritz guna mencapai semifinal Wimbledon yang kedelapannya, Rabu (6/7), yang sekaligus memelihara asa menyempurnakan kalender Grand Slam.

Unggulan kedua itu kalah di set pertama dan harus menjalani time-out medis di set kedua, tetapi meningkatkan performa bermainnya untuk berbalik menang 3-6, 7-5, 3-6, 7-5, dan 7-6 (10/4) dalam waktu 4 jam 21 menit.

Juara Grand Slam 22 kali itu akan melawan petenis Australia Nick Kyrgios untuk memperebutkan satu tempat di laga final, Minggu (10/7).

Baca juga: Menang Straight Set Atas Garin, Kyrgios ke Semifinal Wimbledon

Nadal mengaku menderita masalah perut.

"Untuk sementara waktu, saya sempat berpikir tidak akan bisa menyelesaikan pertandingan ini. Tetapi, berkat penonton, energi ini, terima kasih untuk itu," kata petenis asal Spanyol itu seperti dikutip AFP.

"Sejujurnya, saya sangat menikmati memainkan pertandingan semacam ini di depan kalian. Saya tidak bisa cuma berterima kasih atas dukungan ini," lanjutnya.

Nadal, yang bersemangat merangsek untuk memimpin 3-1 tetapi kemudian kalah di lima gim berturut-turut dari unggulan ke-11 ini yang kemudian kehilangan set pertama.

Kedua petenis bertukar break pada set kedua tetapi Nadal tidak bergerak bebas dan ketika memimpin 4-3 dia duduk di kursinya, menggelengkan kepalanya ke arah timnya.

Pelatih masuk sebelum Nadal meninggalkan lapangan untuk time-out medis guna mengobati apa yang sepertinya merupakan cedera.

Ketika dia kembali, Fritz memegang servis dalam kedudukan sama di mana gerakan Nadal masih terlihat terhambat.

Namun, petenis Spanyol itu dua kali menahan servis untuk dengan nyaman memimpin 6-5 dan sebuah pukulan backhand voli yang mendarat mulus di lapangan yang kosong menutup set kedua untuk disambut sorak sorai penonton.

Petenis yang kini berusia 36 tahun itu bergerak lebih bebas tetapi pendulum kembali berayun pada awal set ketiga ketika juara Wimbledon dua kali itu melakukan kesalahan ganda sehingga lawannya membuat break.

Sang pelatih kembali masuk lapangan dan kali ini untuk mengencangkan paha kiri Fritz, dan petenis Amerika Serikat (AS) itu kembali bermain untuk mematahkan servisnya lagi guna merebut set ketiga.

Ada lima kali break pada set keempat ketika kedua petenis berusaha keras menjaga konsistensi pada servisnya tetapi Nadal keluar menjadi yang terbaik untuk menyamakan kedudukan.

Enam gim pertama di set penentuan berlangsung dengan servis sebelum Nadal memasukkan pukulan backhand dropshot winner untuk membuat break setelah gim ketujuh yang berjalan sengit.

Fritz langsung membalas ketika pukulan Nadal gagal melewati net, dengan pukulan backhand.

Set tersebut dilanjutkan dengan tie-break dan Nadal mengambil alih kendali untuk melaju guna memimpin 9-3 dan menuntaskan laga pada match point keduanya.

Nadal, yang menjuarai Australiaa Terbuka dan Prancis Terbuka tahun ini, berada dalam jalur menuju kalender Grand Slam pertama tunggal putra sejak Rod Laver melakukannya pada 1969.

Dia juga berusaha memenangkan gelar Grand Slam ke-23 untuk menyamai Serena Williams di tempat kedua dalam daftar peraih Grand Slam terbanyak sepanjang masa yang saat ini masih dipegang Margaret Court dengan 24 gelar. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT