05 July 2022, 12:28 WIB

Timnas Basket Basket Berbenah Jelang Piala Asia


Dhika Kusuma Winata |

TIMNAS basket perlu segera melakukan pembenahan menghadapi Piala Asia FIBA yang mulai bergulir pekan depan. Berkaca dari kekalahan dua laga kualifikasi Piala Dunia FIBA jendela III atas Arab Saudi dan Yordania, waktu tersisa harus dimaksimalkan untuk terus mematangkan tim.

"Kita punya delapan hari buat FIBA Asia Cup. Saya berharap para pemain lebih siap," kata pelatih timnas basket Rajko Toroman.

Pada laga melawan Yordania, Senin (4/7) malam di Istora GBK, Jakarta, timnas menelan kekalahan dengan selisih lebar 52-77.

Di laga itu, Marques Bolden tak diturunkan karena masalah di punggung. Point guard utama Andakara Prastawa juga tak dimainkan.

Derrick Michael Xzavierro yang tampil menjadi pencetak angka terbanyak dengan 14 poin dan 8 rebound.

Tiga hari sebelumnya, timnas juga harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan selisih dua angka 67-69.

Sepanjang kualifikasi Piala Dunia, timnas mencatatkan enam kekalahan dan menghuni dasar klasemen Grup C Zona Asia.

Sebab itu, satu-satunya peluang lolos ke Piala Dunia melalui tiket delapan besar di Piala Asia yang digelar pada 12-24 Juli. Di Grup A Piala Asia, Indonesia akan kembali bersua Arab dan Yordania serta juara bertahan Australia.

"Dengan (Marques) Bolden, kita bisa mengalahkan Arab Saudi, peluang kita lebih besar lawan Yordania. Saya tidak bilang kita pasti menang tapi kita akan berikan perlawanan lebih baik," imbuh Toroman.

Kapten timnas Arki Dikania Wisnu menilai kekalahan dari Yordania bukan akhir dari segalanya. Dua laga kualifikasi tersebut menjadi pelajaran berharga untuk pembenahan. Skuad pun harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena akan kembali bertemu Arab dan Yordania di babak grup Piala Asia.

"Tim kita tidak full. Hal baiknya kita akan bertemu mereka lagi dan bisa mempersiapkan diri lebih baik dari hasil game ini," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT