28 June 2022, 23:55 WIB

Fajar/Rian Akui Terbantu Angin Singkirkan Wakil Tuan Rumah


mediaindonesia.com |

GANDA putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menceritakan kondisi angin di lapangan turut menentukan kemenangannya di babak pertama Malaysia Open 2022 saat menghadapi pasangan tuan rumah, Goh V Shem/Low Juan Shen, Selasa (28/9).
 
Hanya dalam waktu 29 menit, unggulan keenam mampu mengemas kemenangan dua gim langsung 21-18, 21-9 di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
 
"Pertama-tama bersyukur bisa melewati pertandingan hari ini dengan kemenangan. Di gim pertama kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri, masih adaptasi dengan kondisi lapangan. Kami kalah angin, jadi kalau bermain terlalu lambat, pasti banyak mendapat serangan lawan. Kuncinya tadi kami buat enak dulu mainnya," kata Rian dalam keterangannya yang dikutip Antara dari PP PBSI di Jakarta.
 
Di gim pertama, laga berjalan cukup seru dengan diwarnai kejar mengejar angka antara kedua pasangan. Meski sempat tertinggal 8-11 di interval, Fajar/Rian akhirnya mengejar dan mengungguli perolehan poin.


Baca juga: Jojo dan Ginting Kompak Melaju ke Babak Kedua Malaysia Terbuka

 
Pada gim kedua, permainan Fajar/Rian sudah lebih nyaman dari sebelumnya. Mereka pun mampu menuntaskan pertandingan tanpa kendala berarti lewat dominasi yang tak tertandingi.
 
"Di gim kedua, kami sudah enak mainnya dan posisi juga menang angin. Jadi nyaman buat menekan," Rian menambahkan.
 
Fajar/Rian mengatakan bahwa mereka awalnya sangat mewaspadai permainan Goh/Low yang mempunyai kemampuan bertahan dan menyerang sama bagusnya. Namun, keadaan lapangan yang berangin membuat permainan pasangan tuan rumah tersebut tersebut tidak berkembang.
 
"Sebenarnya lawan punya permainan dan <em>skill</em> yang bagus, baik dari segi bertahan maupun menyerang. Tetapi saya melihat permainan mereka tidak bisa keluar di lapangan yang berangin seperti ini. Menjadi keuntungan juga buat kami. Tadi kami pegang bola depannya," kata Fajar.
 
Juara Indonesia Masters 2022 itu berharap bisa terus tampil konsisten di turnamen level Super 750. "Yang pasti kami tidak memikirkan nostalgia yang lalu, walau kami sempat juara di Malaysia. Tapi sekarang fokus bagaimana untuk tetap tampil konsisten," pungkas Fajar. (S-2)
 

BERITA TERKAIT