04 June 2022, 05:27 WIB

Ruud Melaju ke Final Prancis Terbuka dalam Laga yang Diganggu Aksi Protes


Basuki Eka Purnama, Dhika Kusuma Winata |

CASPER Ruud menjadi petenis putra Norwegia pertama yang berhasil melaju ke final turnamen Grand Slam untuk berhadapan dengan Rafael Nadal, yang disebut Ruud sebagai pemain idolanya, di final Prancis Terbuka.

Peringkat delapan dunia itu mengalahkan petenis Kroasia Marin Cilic 3-6, 6-4, 6-2, dan 6-2 dalam laga semifinal, Jumat (3/6), yang diwarnai oleh aksi protes yang dilakukan seorang perempuan yang masuk ke lapangan dan mengikatkan lehernya ke net.

Perempuan itu mengenakan kaos bertuliskan, "Kita punya 1.028 hari lagi." Dia berhasil dibawa polisi dan laga dilanjutkan setelah sempat terhenti selama 15 menit.

Baca juga: Zverev Mundur karena Cedera, Nadal Melaju ke Final Prancis Terbuka

Ruud melesakkan 16 servis aces dan 41 winner dalam laga melawan Cilic.

"Ini adalah laga yang hebat bagi saya. Saya tidak mengawali laga dengan baik dan Cilic brilian di set pertama," ujar Ruud.

"Saya mengidolai Rafa. Dia adalah teladan mengenai cara berperilaku di lapanga, pantang menyerah dan tidak pernah mengeluh. Dia telah menjadi idola seumur hidup saya."

"Dia adalah satu-satunya pemain Big Three yang belum pernah saya lawan. Jadi, saya rasa saatnya tepat. Melawan dia di laga final Grand Slam adalah hal yang luar biasa. Saya harap dia juga merasa yang sama, melawan murid dari akademinya," lanjut petenis berusia 23 tahun itu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT