26 May 2022, 04:30 WIB

PBSI Terima Permintaan Maaf Yeremia Soal Ucapan Kasarnya di Hanoi


Basuki Eka Purnama |

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan pebulu tangkis ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan secara resmi telah meminta maaf kepada lembaga dan masyarakat terkait ucapan kasar yang dilontarkan saat mengikuti SEA Games di Hanoi, Vietnam.

"Yere sudah minta maaf dan itu sudah luar biasa. Saya kira sanksi sosial dari masyarakat lebih dahsyat untuk menyadarkannya. Dia sudah menelpon saya dan bilang menyesali tindakannya. Ini jadi pelajaran besar bagi kariernya," kata Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/5).

Pebulu tangkis muda Yeremia mendadak ramai menjadi perbincangan setelah beredarnya video yang merekam ucapan tidak pantas darinya, yang diduga dilontarkan kepada volunteer SEA Games Vietnam di Hanoi.

Baca juga: Indonesia Terbuka 2022 akan Kembali Hidupkan Atmosfer Istora

Pada rekaman yang beredar di media sosial, terlihat Yeremia berkomunikasi dengan salah seorang relawan dengan mengucapkan, "I love you and I want to f*ck you."

Akibat ucapannya itu, penggemar bulu tangkis di Indonesia pun meradang dan secara terbuka beramai-ramai menegur Yeremia lewat komentar di media sosial.

Fadil menilai apa yang dilakukan Yeremia pada mulanya hanya dilandasi candaan, namun tidak disangka justru berbuntut pada aksi yang dinilai kurang pantas dari atlet Indonesia.

"Dia bermaksud bercanda, tapi persepsi orang-orang berbeda. Kami akan berikan pemahaman mendalam ke dia soal etika. Kami rasa ini penting karena dalam bermedia sosial juga butuh etika, agar dia tidak terpeleset lagi pada kesalahan yang sama," ujar Fadil.

PBSI memastikan telah memberikan teguran keras kepada atlet yang bersangkutan dan keputusan ini dianggap telah menjadi sanksi berat kepada atlet binaan Pelatnas Cipayung.

"Ditambah ada sanksi sosial yang dia terima, pasti akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi Yere," ungkapnya.

Yeremia telah secara resmi telah meminta maaf lewat unggahan video di akun Instagram resmi PP PBSI.

Dalam video berdurasi sekitar 13 detik itu, Yeremia mengakui perbuatannya yang menyalahi norma dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada relawan yang menjadi sasaran ucapannya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT