24 May 2022, 12:00 WIB

Berhasil Raih Emas SEA Games, Perbasi Targetkan Posisi 8 Besar di Kejuaraan Asia


Basuki Eka Purnama | Olahraga

PENGURUS Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) fokus menyiapkan timnas mengikuti Kejuaraan Bola Basket Asia (FIBA Asia Cup) setelah meraih medali emas SEA Games Vietnam 2021.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perbasi Nirmala Dewi mengatakan Indonesia, yang merupakan tuan rumah kompetisi bergengsi bola basket di Asia pada 12-24 Juli 2022 itu, membidik posisi delapan besar basket putra Asia sehingga berhak mendapatkan tiket ke Kejuaraan Dunia Bola Basket (FIBA World Cup) 2023.

Dia mengatakan, sejak awal, PP Perbasi menjadikan ajang Kejuaraan Bola Basket Asia sebagai target utama tahun ini, sementara SEA Games sebagai target antara untuk uji coba.

"Dan terbukti, kami di sini dapat emas," kata Nirmala di Hanoi, dikutip Selasa (24/5).

Baca juga: Tim Basket RI Cetak Sejarah di SEA Games Vietnam

Tim bola basket putra Indonesia mencetak sejarah dengan meraih medali emas SEA Games Vietnam 2021 setelah memetik enam kali menang dari total tujuh peserta dalam sistem setengah kompetisi.

Di laga penentuan, Indonesia menghadapi Filipina, yang sama-sama berbekal lima kemenangan, di Thanh Try Gymnasium, Hanoi, Minggu, yang berhasil dimenangkan tim Merah Putih dengan skor 85-81.

Filipina, yang menjadi juara bola basket sejak 1989 sampai 2019 serta hanya melepas gelar kepada Malaysia pada 1979 dan 1989, akhirnya harus mengakui keunggulan Indonesia sebagai juara baru bola basket Asia Tenggara.

Tim yang diperkuat tiga orang pemain naturalisasi, Diagne Dame, Terrell Bolden Marques, dan Jawato Brandon itu tampil digdaya dalam empat babak pertandingan.

Nirmala mengatakan Timnas ini dibangun PP Perbasi sejak Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket 2023, sekitar dua tahun lalu.

Perbasi menyadari mendapatkan tiket kompetisi elite bola basket tersebut tidak mudah sehingga bidikan beralih ke Kejuaraan Asia Bola Basket.

"Walau demikian, kami tidak berani bidik emas (di Kejuaraan Asia Bola Basket) karena di sana ada Tiongkok dan negara-negara kuat lain di basket. Tapi untuk delapan besar, bisa dikatakan cukup realistis," kata dia.

Setelah membulatkan tekad mencapai target tersebut, PP Perbasi mulai merekrut sejumlah pemain naturalisasi dan mengoptimalkan potensi pebasket Indonesia yang berkiprah di luar negeri seperti Derrick dan Jawato.

"Bukan hanya di tim putra, di tim putri juga. Mereka yang sekolah di luar negeri, untuk SEA Games dipanggil semua," kata dia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT